Komite Sekolah Banyuwangi Soroti Bisnis Seragam Di Sekolah

Komite Sekolah Banyuwangi Soroti Bisnis Seragam Di Sekolah

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Seperti tahun-tahun sebelumnya, sejumlah sekolah dikabarkan kembali terlibat dalam bisnis pengadaan seragam siswa/siswi dalam penerima peserta didik baru (PPDB) tahun ini.

Jaringan pebisnis seragam sekolah dengan mengklaim dari UPT Diknas Jatim akan melibatkan kepala sekolah untuk mengkomando di sekolah masing-masing.

Dalam penelusuran Faktanews, ada beberapa sekolah yang sudah menerima distribusi kain baju seragam murid untuk persiapan yang dikirimkan dari pihak terkait.

Sementara itu, Kepala sekolah SMAN 1 Srono Imam Suhudi tak menampik adanya pihak-pihak mendekat untuk bisnis seragam namun untuk PPDB tahun ini dirinya mengaku belum mengetahui ada distribusi seragam kiriman dari Jawa Timur.

Hal senada ketika penelusuran dikonfirmasi kepada Kepala Sekolah SMAN Purwoharjo. Rodianto.

“Tidak tahu,”katanya singkat.

Diminta pendapatnya, Ketua Komite SMA Rogojampi H Nanang S Mahmudi mengatakan, tidak menutup kemungkinan ada pebisnis seragam sekolah mendatangi untuk Kepala sekolah.

Namun demikian Nanang tak mau berspekulasi lebih jauh terkait hal itu.

“Kalau saya selaku komite tentu tidak menginginkan Kepala sekolah dilibatkan oleh pebisnis seragam karena setahu saya tugas kepala sekolah bukan itu, tapi kalau bagaimana pandangan komite sekolah di Banyuwangi sampean tanyakan Kepada ketua Forumnya,”tegas Nanang,(29/5/2018).

Ketua Forum Komite SMA/SMKN Kabupaten Banyuwangi yang juga Ketua Perhimpunan Advokat (Peradi) Banyuwangi, Misnadi SH.MH menjelaskan terkait PPDB tahun ini pihaknya segera melakukan pertemuan dengan Komite sekolah SLTA se Kabupaten Banyuwangi.

“Selain membahas siswa baru, kita tidak ingin ada kepala sekolah terjebak dalam Gratifikasi, oleh karenanya kita juga akan menentukan sikap berkaitan pengadaan sekolah, kita berusaha berperan bagaimana seragam siswa tidak dijadikan bisnis yang nantinya akan menambah beban tinggi wali murid,” kata Misnadi. (kin).

Komentar

comments

Tagged with