Ketua PN Banyuwangi Akui Human Error Dalam Surat Pemberitahuan Banding Amrulloh

Ketua PN Banyuwangi Akui Human Error Dalam Surat Pemberitahuan Banding Amrulloh

FaktaNews.co.id-(Banyuwangi)-Nasib Status Amrullah SH hampir tergelincir akibat surat kontoversial yang diakui Human Error Ketua Penggadilan Negeri Banyuwangi Purnomo Amin Tjahjo, SH.MH.

Hal ini menyusul surat bernomor w14-U 16/6/HK.01/05/2018 tentang laporan permohonan banding yang ditanda tangani ketua PN Banyuwangi.

Pasalnya dalam surat itu belakangan diketahui tidak sesuai amar putusan tanggal 2 Mei 2018 dalam perkara UU ITE terkait wawancara Amrulloh dengan wartawan mengenai Zat yang terkandung dalam pengelolaan tambang emas tumpang pitu pesanggaran.

Dalam hal ini Amrulloh sebelumnya diputus bersalah enam bulan oleh majelis hakim belum menjalani hukuman karena masih melakukan upaya hukum banding namun dalam surat pemberitahuan banding ketua PN Banyuwangi menyisipkan kata kalimat patut kiranya dilakukan penahanan Amrulloh.

Ketua Pengadilan Negeri Purnomo Amin Tjahjo, SH.MH. menjelaskan, memang ada protes (dari Amrulloh dan kuasa hukumnya) namun menurutnya terjadi Human Error dalam pembuatan surat tersebut.

“ada Human Error, Itu yang menulis atau mengetik salah dalam edit tulisan karena itu copy paste,”kata Humas Pengadilan Negeri Banyuwangi, Heru Setiadi SH.(4/6/2018).

Dalam kesempatan itu, Heru berharap tidak lagi kesalahan ditujukan kepada pihak-pihak terkait surat itu.

“Jangan tanya yang menulis atau mengetik, yang terpenting yang surat tersebut sudah diralat,” imbuhnya.

Sementara ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Banyuwangi Misnadi SH. MH mengatakan, isi surat diluar amar putusan majelis hakim adalah penyalahgunaan kewenangan Ketua PN.

“ya tidak boleh, kita semua harus tunduk pada hukum yang sesuai dengan presedur hukum,” Katanya Bersama Amrulloh dan sejumlah Kuasa hukumnya.(ver/kin).

Komentar

comments

Tagged with