Kesan Wartawan Saat Investigasi di Dua tempat diduga dijadikan ajang Judi Cap Jie Kie Di Bulusan

Kesan Wartawan Saat Investigasi di Dua tempat diduga dijadikan ajang Judi Cap Jie Kie Di Bulusan

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Pasca Di telisik awak media, dua lokasi judi jenis Cap Jie Kie di wilayah Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi tampak sepi.

Kru Faktanews.co.id. Jum’at malam tak menemukan aktivitas dilokasi.

“Libur pak,”kata warga sekitar Mu berlogat Madura,(24/2).

Sebelumnya, Intimidasi, rayuan dan kesan ngeyel karena merasa ada yang membekingi, dirasakan beberapa awak media ketika nalurinya digelitik keingintahuan terhadap judi Cap Jie Kie di wilayah tersebut.

Banyaknya kendaraan bermotor dan kerumunan orang di belakang salah satu rumah warga di sebelah barat Hotel Ketapang Indah menunjukkan tanda-tanda sedang ada kegiatan dilokasi.

“Seorang mengendarai motor menggiring hingga keluar lokasi, didalam banyak orang, saya sempat dikasih duit sama seseorang yang ada di dalam. padahal tujuan saya datang ke sini hanya memastikan ada judi disitu,” terang AM, yang ikut melakukan investigasi bersama awak media menceritakan saat malam Pukul 23.40 WIB (19/2/2018) lalu.

Penasaran, dua hari kemudian pada malam jam hampir sama, investigasi berlanjut, kali ini lokasi sasaran di selatan salah satu warung makan di Jl Gatot Subroto jalan masuk kebarat di belakang rumah salah satu warga masih di wilayah Kelurahan Bulusan.

Ketika wartawan mencoba menanyakan perihal perjudian itu, justru seseorang mengarahkan wartawan untuk datang ke TPA Bulusan.

Merasa dikelabui, awak media yang tergabung dalam Koma Visual kembali ke tempat tersebut dan melihat beberapa orang berlari dari area lokasi judi meninggalkan beberapa motornya.

“Main kecil-kecilan, yang main hanya buruh,” kata orang itu singkat.

Seorang lainnya sempat menerima telpon dan menyuruh keduanya tetap berada di lokasi sebelum akhirnya selang beberapa saat mobil Toyota Avanza warna warna silver datang bersama seorang berpenampilan oknum aparat.

“Saya kenal orang keluar dari mobil tadi. Mungkin dia didatangkan untuk menakut-nakuti kita,” kata FR, wartawan salah satu media.

Masih penasaran, beberapa awak pers dari komunitas media Koma Vision Banyuwangi. sekitar pukul 12.00 WIB melanjutkan investigasi, pengambilan gambar di dua lokasi yang diduga dijadikan ajang judi tersebut pada Kamis, (22/2).

Sebelum pengambilan gambar, beberapa awak media memberitahukan kepada Polsek setempat (Polsek Kalipuro).

Di lokasi sebelah barat, ada tempat yang dicurigai lantaran di belakang rumah warga tersebut terdapat Lincak dari Bambu dan di atasnya di pasang selembar terpal warna coklat.

Sementara di lokasi sebelah timur, ada beberapa bambu dan gardu.

Usai pengambilan gambar tiba-tiba dua orang laki-laki berintonasi kasar dengan sorot mata tak bersahabat menanyakan maksud kedatangan wartawan.

“Dia kasar ngomongnya. Dia tanya sedang apa disini, saya jawab saya sedang mengambil gambar sebuah lahan. Dia melototin saya, sembari berkacak pinggang,” ungkap Erwin Yudianto, Eko dan beberapa wartawan lainnya.

Sumber faktanews.co.id menyebutkan bos Judi ditempat tersebut sudah beberapa kali diingatkan oleh tokoh masyarakat setempat untuk tidak menjadikan lingkungan tersebut menjadi arena judi namun hal itu tidak digubris.

“sudah mas, tapi ya tetap saja,” katanya.(*kin).

Komentar

comments

Tagged with