Kemenag Banyuwangi Gerah, MTsN Pungli Murid Berdalih Sodaqoh

Ka. Kemenag Banyuwangi  H Santoso Sag.Mpd

Ka. Kemenag Banyuwangi H. Santoso Sag.Mpd

Faktanews.co.id.- (Banyuwangi)- Pungli berdalih sodaqoh yang terjadi kepada siswa salah satu Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) di Kab. Banyuwangi membuat Kementrian Agama (Kemenag) Banyuwangi akan menindak tegas Kasek serta oknum-oknum pelaku.

Menurut Kepala Kemenag Banyuwangi Santoso, Sag.Mpd. alasan pungutan untuk kelengkapan melaksanakan ujian ON LINE dinilai mengada-ada. Karena ujian online tidak pernah dilakukan sekolah tersebut.

Apalagi, Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi selaku pemegang otoritas dari sekolah tersebut tidak pernah melakukan perintah maupun rencana ujian online di sekolah tersebut.

“Apapun alasannya itu tidak bisa dibenarkan, saya ataupun pemerintah pusat belum ada rencana ujian online”, kata Kepala Kemenag Banyuwangi Santoso, Sag.Mpd.

Lebih jauh Kepada wartawan Santoso menilai persolan pungli yang di plintir sodaqoh dengan mengatas namakan ujian online merupakan masalah serius yang harus segera ditindak lanjuti

Oleh karenya dia berjanji akan memanggil dan menindak tegas kepada Kasek MTsN Kab. Banyuwangi. ”saya akan panggil dan tindak tegas, agar kedepan tidak terjadi lagi”, tegasnya.

Di informasikan, Berdalih sodaqoh Kepala sekolah  MTsN Banyuwangi “Nempel” kepada komite sekolah, meminta iuran kepada setiap murid Rp 375.000,-. akan digunakan untuk pembelian komputer guna melaksanakan ujian ON LINE.

Padahal belum ada rencana apapun pemerintah (Kemenag) pusat maupun daerah untuk melaksanakan ujian online di sekolah tersebut.(makin).

Komentar

comments

Tagged with