Kelakar Akui Bawa Bom Di Bandara, Ketua Partai Hanura Dan Gerindra Banyuwangi Terancam 1 Tahun Penjara

Kelakar Akui Bawa Bom Di Bandara, Ketua Partai Hanura Dan Gerindra Banyuwangi Terancam 1 Tahun Penjara

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)-Dua anggota DPRD Banyuwangi berasal dari partai berbeda, Rahmat Basuki dan H Nauval Baderi, harus menerima konsekwensi di jerat pasal dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

Basuki dan Nauval dinilai melanggar pasal 437 ayat (1) jo pasal 344 huruf e UU RI No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

“sudah kita lakukan pemeriksaan, kita kenakan sanksi pidana penjara maksimal 1 tahun,”kata Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Panji P Wijaya.

Sebelumnya, dua oknum anggota DPRD Banyuwangi sempat diamankan di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi menyusul kelakar- kelakar berlebihan mengaku membawa Bom didalam tas kepada petugas Bandara Blimbimgsari, Banyuwangi.

Kedua oknum wakil rakyat dan tercatat sebagai ketua partai berbeda Rahmat Basuki ketua Partai Hanura cabang Banyuwangi H Nouval Badri ketua Partai Gerindra tersebut sempat menolak untuk diturunkan dari pesawat yang hendak ditumpangi, sekitar pukul 12.45 WIB. Rabu (23/5/2018).

Dalam kejadian itu, Rahmat Basuki sempat pula menyebut isi tas koper penumpang lain Rifa yang juga kawannya Anggota DPRD Banyuwangi berisi Bom sehingga sempat membuat suasana petugas Bandara Blimbingsari kuatir.

Pasalnya ditanya hingga tiga kali dan menjawab didalam tas yang dibawa dirinya dan teman sesama Anggota DPRD Banyuwangi tersebut berisi bahan peledak Bom.

Basuki dan Nouval sempat di tahan di Lounge VIP Bandara Banyuwangi, guna kelanjutan pemeriksaan kepada pihak Polres Banyuwangi.

“Karena ancaman hukumanya hanya satu tahun, tersangka tidak kita tahan,” jelas Panji.(kin).

Komentar

comments