Kejari Banyuwangi Tangkap Basah 3 Pelaku Fei Proyek Swakelola 2014

Ka UPTD Kalibaru A. Munir dan Mamak di ruang Penyidik Kejari Banyuwangi

Ka UPTD Kalibaru A. Munir dan Mamak di ruang Penyidik Kejari Banyuwangi

Kasi Intel Agung Susetyo dan Kasipidsus Paulus Agung dengan barang bukti uang fei

Kasi Intel Agung Susetyo (Kiri) dan Kasipidsus Paulus Agung (Kanan) dengan barang bukti uang Fei

 

Faktanews.co.id- Banyuwangi- layaknya langkah KPK, Tadi sore tanggal (9/9) jam 16 00 Wib. tim intel Kejari Banyuwangi melakukan tangkap tangan terkait pengumpulan pembayaran fei dana fhisik sekolah yang dapat bantuan swakelola. tempat penangkapan di SDN 2 Tampo Benculuk yang dijadikan tempat transaksi.

Malam ini penyidik dari tim kejari Banyuwangi masih melakukan pemeriksaan maraton dan menetapkan 3 tersangka. Pemeriksaan dan permintaan keterangan dilakukan di ruang pidana khusus Kejari Banyuwangi.

Ketiga oknum tersebut orang antara lain, kepala sekolah SDN 9 Kalibaru Wetan Ririn Puji Lestari.Spd.Mpd, Kepala UPTD Kalibaru Ahmad Munir dan Ahmad Farid yang akrab di panggil Mamak yang biasa mengaku bagian keamanan, konsultan hukum dan mengaku sebagai penjual galvalum.

Kasi intel Kejari Banyuwangi Agung Budi Susetio. SH  mengatakan, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat, “kita mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada pertemuan kepala sekolah tsb. untuk menyetor fei proyek, kita langsung meluncur ke TKP sejak jam 08. 00 pagi di SDN 2 Benculuk kita berada di sana,”katanya.

Rapat koordinasi kepala sekolah SD berjumlah 21 orang menyetor fei 10 % dari nilai proyek rehabilitasi sekolah. awalnya 15% di sepakati 10% dari pagu proyek bervariasi mulai dari 100 jt sampai 400 jt.

Informasi didapatkan faktanews.co.id. Dalam penangkapan sempat terjadi kegaduhan, beberapa pelaku yang diduga di ruangan lari tunggang langgang, satu diantaranya yang lari harus di tubruk mobil tanpa luka untuk menghentikannya.

Pada saat penangkapan mereka diduga sedang menyetor pembayaran fee proyek yang akan di laksanakan tahun 2014. pada saat penangkapan kepala sekolah dasar berjumlah 21 orang berkumpul di SD 2 Tampo Benculuk. (yayak/makin)

Komentar

comments

Tagged with