Kejari Banyuwangi Cermati Dugaan Korupsi ADD

Kejari Banyuwangi Cermati Dugaan Korupsi ADD

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Diam-diam ternyata Kejaksaan
Negeri (Kejari) Banyuwangi melakukan berbagai langkah proses hukum dugaan penyimpangan maupun penyalahgunaan wewenang dilakukan pejabat Desa Balak Kecamatan Songgon, Banyuwangi terkait Dugaan Dana ADD Desa.

“Masih dalam proses hukum, kita tunggu saja finalnya,” kata Kasiintel Kejari Ristopo SH mendampingi Kajari Banyuwangi Andonis SH,(6/11).

Proses hukum ini menurutnya, menyusul temuan dan laporan LSM Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik Dan Transparansi Anggaran (LPKP-TA) sekitar pertengahan Agustus 2017 lalu.

Beberapa item temuan dugaan korupsi menggunakan dana ADD disertai nomor kode rekening juga sudah di kaji untuk klarifikasi dari pihak-pihak.

“Jelas doong kita tetap tindak lanjuti,” tambah Andonis yang baru menjabat Kajari Banyuwangi menggantikan AA Sayang Adnyana.

Sementara itu, Ketua LPKP-TA. Abidin didampingi Hariyanto mengatakan, laporannya sudah dipersiapkan matang namun diperlukan waktu dilapangan guna melihat langsung peruntukan pengunaan dana yang benar-benar sesuai.

“laporan itu sudah kita lengkapi semuanya agar pihak kejaksaan mudah melakukan tindakan tugas,” Kata (6/11).

Dijelaskan rinci item-item pos anggaran yang diduga dikorupsi, seperti Sub Kegiatan Pembangunan 4 Pos Kamling, pos belanja langsung namun diakui disilpakan tahun berikut pada Pendapatan Asli Desa (PAD).

Dugaaan korupsi pemeliharaan jalan yang sebenarnya sudah dibiayai Hippa, iuran petani dan kuli panggul.

Begitu pula Sub Kegiatan Irigasi pembuatan gorong – gorong wilayah pertanian.

Ini masih ditemukan pula, dugaan korupsi anggaran pengadaan pembelian mobil desa, jenis Inova.

“hasil temuan dan klarifikasi sudah kita laporkan termasuk saksi-saksinya. kita punya bukti rekaman,” pungkasnya.(kin).

Komentar

comments

Tagged with