Kebutuhan Pangan & Energi Tidak Perlu Impor

Kebutuhan Pangan & Energi Tidak Perlu Impor

Faktanews.co.id.- Komoditas konsumsi masyarakat seperti beras, jagung, singkong, tebu, dan garam seharusnya bisa dimaksimalkan produksinya di dalam negeri.

Sehingga dimasa akan datang Indonesia tidak impor lagi seperti pemerintah sekarang.

Hal ini didampaikan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi menjelaskan janji setop Dahnil Anzar Simanjuntak terkait penghentian impor komoditas.

“Jadi yang dimaksud Pak Prabowo tidak impor sama sekali itu terkait dengan komoditi dan produk primer yang seharusnya bisa kita maksimalkan di dalam negeri,” kata Dahnil seperti dilansir CNN Indonesia. Senin (5/11).

Bahkan menurutnya, Prabowo berjanji membawa masyarakat Indonesia berdiri di atas kaki sendiri dengan menjalankan swasembada pangan maupun energi. 

“Kita tidak akan impor apa-apa saudara-saudara sekalian! Kita harus dan kita mampu swasembada pangan! Mampu! Kita juga harus dan mampu swasembada energi, swasembada bahan bakar,” katanya terkait janji Prabowo bila terpilih menjadi Presiden pada tahun 2019 mendatang.

Menurutnya untuk swasembada pangan, Prabowo memiliki kalkulasi dalam waktu tiga tahun bila prosesnya sudah dimulai sejak awal pemerintahan nanti.

Langkah awal untuk mewujudkan swasembada atau kedaulatan pangan hingga energi tersebut dimulai dengan melakukan revitalisasi sektor pertanian.

“Seratus hari pemerintahan Pak Prabowo dan Sandi akan mempersiapkan jalan menuju revitalisasi pertanian menuju kedaulatan pangan dan energi,” katanya.

Karena hal itu program pokok,dia berjanji ini bukan pidato kosong Probowo.

“Namun faktanya sejak awal pemerintah (Jokowi-JK) sudah salah jalan,” ujar Dahnil yang kini juga menjabat Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.

“Negara yang memiliki kedaulatan pangan dan energi bisa menguasai ekonomi dunia,” pungkasnya.(yat)

Komentar

comments

Tagged with