Kasus Palu Arit Jadi Bola Konflik, Mahasiswa Demo Tolak Tambang Tumpang Pitu

Kasus Palu Arit Jadi Bola Konflik, Mahasiswa Demo Tolak Tambang Tumpang Pitu

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Kontroversi munculnya logo mirip Palu Arit pada demo kontra penambangan emas Tumpang Pitu yang berujung penahanan Budi Pego mendapat respons dari kalangan mahasiswa.

Guna menyuarakan aspirasi mereka, sejumlah aktivis mahasiswa melakukan aksi tolak penambangan Gunung Tumpang pitu di depan kantor Pemkab Banyuwangi.

Kaum muda ini menganggap penahanan Budi Pego oleh Kejari Banyuwangi Senen 4 September 2017 kemarin adalah kriminalisasi hukum untuk pencegahan warga yang bersikukuh menolak tambang emas tumpang pitu.

Untuk itu mahasiswa berharap pihak kepolisian harus mampu mengungkap siapa dalang pengambar logo palu arit.

Namun dalam aksi yang sebelumnya kondusif, dikejutkan kedatangan ormas Pemuda Pancasila Banyuwangi yang menganggap aksi mahasiswa membela Budi Pego yang saat itu sebagai kordinator aksi warga pesanggaran yang ditumpani logo palu arit.

“mereka ini mahasiswa, seharusnya mengerti saya tidak melarang mereka aksi tolak tumpang pitu. Tapi jangan melakukan aksi yang di kaitkan logo palu arit itu sudah melukai hati bangsa kita. Biarkan proses hukum yang berjalan ” ujar Eko Suryono ketua PP Banyuwangi, (08/09).

Beruntung dalam aksi yang sempat memanas ini tidak terjadi adu fisik karna kedua bela pihak saling memahami untuk meminimalisir adu domba pihak berkepentingan.

Sementara pantauan faktanews.co.id dilapangan, hingga berita ini bergulir pihak Kepolisian Banyuwangi belum bisa menangkap siapa dalang yang mengambarkan Palu Arit. (vi/kin).

Komentar

comments