Kasus Dugaan Penghinaan Pancasila Habib Rizieq Di SP3

Kasus Dugaan Penghinaan Pancasila Habib Rizieq Di SP3

Faktanews.co.id.- Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat akhirnya menghentikan kasus dugaan penghinaan Pancasila yang menjerat Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Seperti diketahui, Habib Rizieq dilaporkan Sukmawati Soekarnoputri, putri Presiden pertama Sukarno 27 Oktober 2016 lalu di Mabes Polri, Selanjutnya penanganan dilimpahkan ke Polda Jabar.

Ketika dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut.

“Iya betul (dihentikan). Saya lupa mungkin kalau enggak bulan Februari atau Maret 2018,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrum) Polda Jawa Barat Komisaris Besar Polisi Umar Surya Fana, Jumat 4 Mei 2018.

Menurut Umar alasan penghentian kasus atau surat pemberitahuan penghentian penyidikan (SP3) kasus ini berdasarkan KUHAP bisa dikarenakan tidak adanya tindak pidana, kurang alat bukti, tersangka meninggal atau kasus sudah kedaluwarsa.

“Nah untuk kasus ini (Rizieq) saya lupa alasannya apa. Tapi kedaluwarsa tidak mungkin. Mungkin tidak ada pidana. Saya mesti cek dulu,” katanya.

Sementara itu, kuasa hukum Habib Rizieq, Sugito Atmo Pawiro mengatakan dalam kasus ini SP3 karena tidak adanya tindak pidana.

Sugito menjelaskan, hal yang disangkakan kepada Habib Rizieq tidak terbukti lantaran ucapan mengenai Pancasila merupakan ceramah biasa dan hanya mengkritisi mengenai Pancasila.

“karena tidak memenuhi unsur dan tidak ditemukannya mens rea (niat jahat) dan dari beberapa keterangan saksi dan beberapa ahli itu tidak ditemukan itu sehingga Bareskrim melalui Polda Jabar itu mengeluarkan SP3,” katanya.

Lebih jauh Sugito mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah menerima dokumen mengenai dihentikannya proses penyidikan kasus dugaan penodaan Pancasila. (lin/hay)

Komentar

comments

Tagged with