Jokowi Tukar Kabagreskrim, Komjen Pol Budi Waseso Dengan Anang Iskandar

Komjen Anang Iskandar, Pengganti Budi Waseso

Komjen Anang Iskandar, Ganti Budi Waseso

Faktanews.co.id.(Jakarta)- Kepala Bareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso (buwas) resmi rotasi atau ditukar jabatan menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), yang sebelumnya dijabat Komjen Anang Iskandar, melalui Keppres yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pencopotan tersebut seakan menjawab kebenaran spekulasi yang sejak dua hari lalu terkait posisi Buwas. yang bersangkutan pada saat bersamaan baru saja menunjukkan taringnya sebagai Kabareskrim beberapa bulan terakhir sejak terpilih Januari lalu dengan menangani kasus dugaan korupsi di salah satu BUMN, Pelindo II pimpinan RJ.Lino.

Sebelumnya, beredar informasi Komjen Budi Waseso dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana, Selasa malam kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Presiden diduga hendak menyampaikan pencopotan jenderal bintang tiga itu dari jabatannya sebagai kepala Bareskrim.
Pencopotan Budi Waseso ramai dikabarkan karena dinilai menghambat perbaikan ekonomi Indonesia. Hal tersebut karena kegaduhan hukum selama ini, terutama kasus yang ditangani oleh Bareskrim Polri membuat para investor ketakutan.

Namun menurut Sekretaris Kabinet Pramono Anung, sikap kepemimpinan Komjen Pol Budi Waseso juga diperlukan untuk memberantas narkoba dinegeri ini yang tak kalah gentingnya dengan tindak pidana korupsi.

“Presiden mempunyai diskresi ‎untuk pertimbangan. Memang narkoba salah satu hal yang menjadi perhatian pemerintah saat ini. Seperti gunung es yang perlu segera ditangani,” ujar Pramono, di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (4/9).

Posisi Komjen Buwas akan digantikan oleh Komjen Anang Iskandar yang tadinya menjabat sebagai Kepala BNN. dipimpin RJ.Lino.

“Dalam konteks itu mutasi biasa apalagi Pak Buwas tegas dan sudah terbukti mempunyai kecakapan keberanian kepemimpinan yang cukup untuk pemberantasan narkoba. Kejahatan narkoba jauh lebih besar daripada persoalan korupsi,” tegas Pramono.

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Victor Edison Simanjuntak mengaku heran dengan kabar pencopotan atasannya Kabareskrim Komjen Budi Waseso. Menurut Victor, kinerja Budi selama ini sudah bagus dan tidak ada hal yang cukup kuat untuk menjadi alasan pencopotannya.

“Saya justru kaget nih, masa mau diganti kinerjanya bagus, bisa mengungkap korupsi yang besar-besar kok bisa dicopot?” kata Victor di gedung Bareskrim, Jakarta, Selasa (2/9).

Victor mengatakan, pencopotan Budi sebagai Kabareskrim tentu akan berimbas kepada anggota di bawahnya. Menurut dia, semangat para anggota Bareskrim dalam menggarap kasus dan melakukan penegakan hukum selama ini salah satunya ikut disumbangkan Kabareskrim.

Kinerja anggota Bareskrim pun, lanjutnya, akan menurun jika Budi Waseso benar dicopot dari jabatannya sebagai Kabareskrim. “Kalau benar, ya saya nggak bisa jamin apa yang dilakukan, penyidik ini akan takut. Akan takut, nanti kalau dia bertindak, dicopot. Kan begitu,” ujarnya. (rp/pjs/ham)

Komentar

comments

Tagged with