Jelajah 3.170 Km Maluku, Tim Ekspedisi NKRI Temukan 1.724 Flora & Fauna Baru

exspidisi Faktanews.co.id. (Jakarta) – Peneliti, TNI, Polri serta lembaga masyarakat dan kepemudaan Tim ekspedisi NKRI koridor Maluku dan Maluku Utara 2014 telah menghijaukan wilayah Maluku.

Menurut rilis Puspen TNI, Tim ekspedisi menanam 270.730 pohon dari berbagai jenis. Seperti pohon mahoni, bakau, trembesi, tanjung, kopi, samama putih, palm bintangor, dan sengon.

Perlu di ketahui, Tim Ekspedisi ini digagas bersama oleh Kementerian KesRa bersama Kopassus TNI AD. Dan kegiatan tahun ini merupakan kegiatan tahun ke empat karena sebelumnya sudah dilakukan kegiatan pada 2011 di wilayah Sumatera,  di Kalimantan pada 2012, dan pada 2013 di Sulawesi

Tim ekspedisi tahun ini terdiri 832 orang melaksanakan aksi sejak 6 Februari 2014. Mereka melakukan penanaman di wilayah Masohi, Tual, Namlea, Saumlaki, Ternate, Tidore, Tobelo serta Labuha.

Tim tersebut telah menjelajahi 3.170 kilometer dari target 3.345 kilometer yang ditetapkan. Berbagai kegiatan telah dilakukan antara lain penjelajahan, penelitian di bidang kehutanan, flora dan fauna, geologi, potensi bencana, sosial budaya, dan komunikasi sosial.

 Temukan  flora dan fauna baru 

Yang lebih menarik, tim berhasil menemukan 1.724 flora dan fauna baru yang terdiri atas 858 flora dan 765 fauna.

Mereka juga berhasil menemukan sejumlah temuan lain seperti, 199 temuan di bidang geologi, 105 temuan potensi bencana, 299 temuan kehutanan, dan 733 temuan sosial budaya.

Hasil temuan ini juga digunakan sebagai sumber penentuan kebijakan saat terjadi bencana alam.

data-data hasil temuan akan digunakan sebagai inventaris untuk sumber referensi geologi, sejarah serta ilmu pengetahuan dan lain sebagainya.

Rupanya tim ini juga melakukan beragam kegiatan lain. seperti 135 kegiatan fisik antara lain pengobatan gratis massal, pembangunan jembatan kayu, bedah rumah dan pembangunan MCK, pembangunan masjid, gereja serta perbaikan sekolah.

165 kegiatan non fisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan dan pengetahuan ramah lingkungan, penyuluhan bahaya narkoba serta penyuluhan di beberapa lingkungan sekolah SMA dan SMP tentang bahaya seks bebas

“Tujuan ekspedisi untuk membangun kepedulian, kebersamaan, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional melalui program pelestarian lingkungan dan penelitian geologi,” kata Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bernardus Robert. (Vv/ed/Fn)

Komentar

comments