Istri Nyinyir Soal Wiranto Ditusuk, Dandim Tak Protes Jabatannya Di Copot

Istri Nyinyir Soal Wiranto Ditusuk, Dandim Tak Protes Jabatannya Di Copot

Faktanews.co.id.– Gara-gara posting-an yang dianggap tak pantas soal Menkopolkam Wiranto yang alami penusukan oleh seseorang yang belakangan diketahui stres, Kolonel Kav Hendi Suhendi resmi dicopot dari jabatan Dandim 147/Kendari, Sultra.Sabtu (12/10/2019).

Kolonel HS, disebut KSAD, memenuhi pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014, yaitu hukum disiplin militer.

Namun demikian, Kolonel Hendi (HS) menerima keputusan pencopotan jabatan yang dilakukan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa.

Kolonel HS, disebut KSAD, memenuhi pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2014, yaitu hukum disiplin militer.

Sebaliknya Kolonel HS memilih mengambil pelajaran dan hikmah dari kejadian ini.

Seusai upacara sertijab, HS tetap menunjukkan dukungan untuk istrinya Irma Zulkifli Nasution.

“Dijadikan pelajaran buat kita,” ujar Kolonel HS sambil merangkul istri.

Sementara itu, selaku Dandim 147/Kendari Kolonel Kav Hendi Suhendi mengikuti geladi upacara pencopotan di aula Markas Korem 143 Halu Oleo, Kendari, Sultra. pada pukul 10.19 WIB, Sabtu (12/10/2019).

Tampak hadir juga Kolonel Inf Alamsyah yang akan menggantikan Kolonel HS sebagai Dandim Kendari. Geladi dilakukan sambil menunggu kehadiran Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi.

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto diserang orang tak dikenal dengan menggunakan senjata tajam di daerah Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) kemarin.

Akibat hal itu Wiranto diinformasikan  mengalami dua luka tusuk di bagian perut sebelah kiri.

Penyerangan terhadap Wiranto terekam sejumlah kamera dari berbagai sudut dan beredar di medsos.

Penyerangan itu diketahui, dilakukan seorang pria Syahrial Alamsyah (SA) namun demikian polisi juga mengamankan FA istri SA. (de/hay).

Komentar

comments