IMB Usaha Banyuwangi Mahal, Dana Untuk Sumbangan

kppFaktanews.co.id.(Banyuwangi)-  Usaha di Banyuwangi mengeluh dalam melakukan pengurusan surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dipersulit, hal ini diduga disebabkan biaya anggaran sangat melambung di Kantor Perijinan dengan embel-embel sumbangan.

Salah satu contoh di salah satu perbankan maupun koperasi yang kantornya sudah memiliki IMB lama dan  berkeinginan untuk merehablitasi kantornya di persulit dengan memakai alibi IMB lama tidak berlaku dan diarahkan untuk membuat ijin baru.

“Kantor kita sudah memiliki IMB, sedangkan kantor kita pada waktu itu direhab dan dalam perjalanan pembangunan, pembangunan itu disetop Sat Pol PP dikarena tidak mengantongi ijin”, kata Hy. menyinggung IMB usaha Bank maupun koperasi.(19/9)

Dengan kondisi itu, pengaju ijin terpaksa mengikuti dan mengurus IMB baru lagi di KPP terpadu.

“Kita urus IMB baru lagi, karena IMB lama tidak berlaku. Ditengah perjalanan lo kok anggarannya besar sekali berkisar seratus juta lebih, ya terpaksa kita bayar dari pada bangunan kita tidak selesai, cuman pertanyaan kita mengurus IMB kok mahal sekali”, jelasnya.

Ditempat terpisah Kabid Perijinan Trisetiyo dikonfirmasi tentang mengurus IMB sulit dan mahal. “Mengurus IMB tidak sulit dan tidak mahal”, jelasnya.

Saat disinggung tarikan untuk mengurus IMB sebesar Tri membantah. “Disini tidak ada dan kalau memang ada langsung aja sampain konfirmasi ke bapak saja”, katanya.

Sementara itu Sebelumnya, Kepala Pelayanan Perijinan (KPP) Banyuwangi, Abdul Kadir mengatakan terkait biaya perijinan yang dikeluarkan salah satu BPR tersebut, sebenarnya bukan untuk dana perijinan ataupun kegunaan juga tidak ada kaitan dengan pihaknya. “itu sumbangan,mereka (pengaju ijin’) yang menyerahkan kepada Panitia,” kata kadir. (dd/kin)

Komentar

comments

Tagged with