Hitungan Cepat KPU Berdasar Form C 1

Hitungan Cepat KPU Berdasar Form C 1

Faktanews.co.id.- di tengah hiruk pikuk pemenang pilpres 2019 berdasarkan hitungan cepat Quick Count, namun demikian masyarakat tetap menunggu keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, KPU dapat tetap melakukan hitung cepat melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) setelah pemungutan suara di TPS, dalam bentuk laporan yang ditulis di formulir C1.

Namun demikian hasil hitung yang dipublikasikan bukan merupakan hasil resmi yaeng ditetapkan KPU.

“Saya ingin ingatkan semuanya bahwa hitung itu hanya mempercepat proses informasi membantu untuk jadi alat kontrol tetapi bukan hasil resmi yang ditetapkan KPU,” kata Ketua KPU Arief Budiman di Cipinang, Jakarta Timur, Rabu, (17/4/2019).

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pemilu, pasal 413 ayat 1 yang mengatakan bahwa KPU menetapkan pemilu secara nasional dan hasil perolehan suara pasangan calon, perolehan suara parpol untuk DPR RI dan perolehan suara DPD paling lama 35 hari setelah pemungutan suara. Sementara, KPU Provinsi menetapkan hasil perolehan suara parpol untuk DPRD Provinsi paling lama 25 hari setelah pemungutan suara. KPU Kabupaten/Kota menetapkan hasil perolehan suara parpol untuk DPRD Kabupaten/Kota paling lama 20 hari setelah pemungutan suara.

Oleh karenanya, KPU Menurut arief, masih menerapkan rekapitulasi secara berjenjang dari kecamatan, kabupaten atau kota, provinsi, lalu tingkat nasional.

“Hasil resmi ditetapkan KPU secara berjenjang, manual melalui berita acara,” kata Arief.(cel/hay).

Komentar

comments

Tagged with