Hindari Anak Putus Sekolah, Dispendik Banyuwangi Gelontor 3,9 M Bantu Sekolah Swasta

Bupati Banyuwangi (tengah) Bersama Dengan Sekolah Penerima Bantuan Dana Pendidikan Banyuwangi

Bupati Banyuwangi (tengah) Bersama Dengan Sekolah Penerima Bantuan Dana Pendidikan 

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Berkomitmen untuk memajukan daerah melalui pendidikan dan peningkatan pemerataan kualitas pedidikan sekolah- sekolah di Banyuwangi, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi pemkab memberikan perhatian kepada sekolah swasta dengan mengalokasikan bantuan operasional tambahan bagi sekolah swasta se Kabupaten Banyuwangi senilai Rp. 3,9 milyar.

Dana tersebut diberikan melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi kepada 23 SMA dan 31 SMK swasta yang ada di Banyuwangi untuk tambahan operasional sekolah, khususnya bagi siswa yang kurang mampu.
“jadi sekarang tidak ada namanya anak banyuwangi putus sekolah, kita pemkab Banyuwangi berkomitmen memberikan bantuan untuk pelajar  yang kurang mampu,” Papar Bupati Banyuwangi, Ir. Abdullah Azwar Anas.
Sementara itu, Kepala Dispendik Banyuwangi Sulihtiyono menguraikan dana bantuan tambahan operasional senilai Rp. 3,9 miliar tersebut terdiri atas dana untuk SMA swasta sebesar Rp. 756 juta dengan jumlah siswa sebanyak 1261 siswa dan SMK swasta sebesar RP. 3,2 miliar untuk 4135 siswa.
Lebih jauh dijelaskan, Untuk siswa SMA tiap anak mendapatkan dana Rp. 600 ribu pertahun sedangkan siswa SMK Rp. 780 ribu pertahun.
“Mulai sekarang tidak boleh ada sekolah menolak anak kurang mampu atau yang putus sekolah. Jadi apabila ada anak putus sekolah, bisa disekolahkan di dekat rumahnya. Ini agar tidak ada biaya transportasi untuk anak tersebut,”  katanya. (28/12). (vian/makin) avis viagra france.

Komentar

comments