Hakim Tipikor Putus Bersalah Seluruh Terdakwa BANSOS Pendidikan

Barang Bukti Uang Fei. Operasi Tangkap Tangan

Barang Bukti Uang Fei. Saat Operasi Tangkap Tangan

Faktanews.co.id -(Surabaya)- Majelis hakim Sidang di pengadilan tipikor diketuai oleh Jalili SH tadi selasa (19/5) akhirnya memutus bersalah empat terdakwa korupsi Bansos pendidikan Banyuwangi yang merupakan hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) 9 September 2014 lalu karena dilakukan pengumpulan fee swakelola APBN-P 2014.

Empat tersangka dinyatakan bersalah dan dihukum masing – masing Plt.kabid Sapras Diknas Banyuwangi, Lukman ST dan Kepala UPTD Kalibaru Ahmad Munir Spd.Mpd dengan hukuman penjara 1 tahun 2 bulan penjara.

Hukuman sama dijatuhkan kepada Kasek SDN 9 Kalibaru Wetan selaku koordinator pengumpulan fei Ririn Puji Lestari namun Ririn masih harsu mengembalikan dana kepada negara. sementara Ahmad Farid alias Mamak berperan selaku pengamanan dihukum penjara 1 tahun.

Sebelumnya, Jaksa penuntut yang diketuai oleh Kasipidsus kejaksaan negeri (Kejari) Banyuwangi M. Arief Abdillah SH. tanggal 7 april lalu menjerat mereka dengan pasal 15 jo pasal 3. UU 31 tahun 1999 yang di ubah tahun 2001.

Ririn Puji Lestari Koordinator fei

Ririn Puji Lestari Koordinator fei

Secara rinci tuntutan jaksa untuk Plt .Kabid Sapras Diknas Banyuwangi, Lukman ST di tuntut 1,8 tahun, denda 50 juta subsider 4 bulan.

Kasek SDN 9 Kalibaru Wetan dituntut hukuman dan denda sama namun yang bersangkutan harus pula mengembalikan dana yang telah dia terima sebesar 65 juta untuk dikembalikan kepada negara.

Peran Ririn Puji Lestari selaku koordinator pengumpulan fei 21 para kasek sekolah dasar di Banyuwangi yang menerima dana bantuan rehabilitasi sekolah total sebesar Rp 4,8 Milyar.

Fei tiap sekokah dikenakan 10% dari jumlah angggaran yang diterima sekolah, yang terbagi untuk oknum-oknum tertentu. Namun tidak semua sekolah menyepakati atau membayar

Ka UPTD Kalibaru A. Munir dan Mamak di

Ka UPTD Kalibaru A. Munir dan Mamak 

Dalam skenario, fei disetorkan kepada tersangka Ahmad Munir yang saat itu menjabat ka. UPTD Kalibaru, sementara Mamak yang ikut tertangkap bersama kedua tersangka berlabel selaku pengamanan pengumpulan fei tersebut.

Tuntutan 1, 6 tahun dan denda 50 juta subsider 4 tahun dikenakan kepada Kepala UPTD Kalibaru Ahmad Munir Spd.Mpd dan Ahmad Farid alias Mamak berperan selaku pengamanan.

Kasi Pidsus Kejari Banyuwangi Arief Abdillah, SH. Mengatakan, tuntutan kepada pelaku di sesuaikan dalam perannya dalam dugaan korupsi pengumpulan fee dana pendidikan swakelola APBN-P 2014.

“kita tuntut berdasar nilai-nilai norma keadilan, kalau fei kita rampas di setorkan kepada negara, putusan hukuman merupakan kewenangan hakim,” katanya. (makin).

Komentar

comments

Tagged with