Hak Kelola dan Aset Lembaga Pendidikan 17 Agustus Kembali ke Yapenas

Perpenas Kubu Waridjan Tidak Rencanakan Banding

Faktanews.co.id. (Banyuwangi)- “yang berhak mengelola seluruh aset unit badan lembaga pendidikan 17 Agustus adalah Yapenas,” kata majelis hakim dalam sidang putusan Gugatan Intervensi Yapenas terhadap Perpenas Kubu Sugihartoyo maupun Kubu Waridjan, digedung PN Banyuwangi, (9/1/2017).

Dalam pembacaan putusan lebih dari 300 halaman tersebut, majelis hakim terdiri ketua majelis Putu Endru Sonata SH.MH dengan anggota hakim Heru Setiadi dan Wahyu Widodo SH.MH. menolak gugatan provisi dua kubu Perpenas.

Meski dalam putusan didalam intervensi dikabulkan sebagian namun majelis hakim menolak rekonvensi seluruhnya para tergugat kubu Perpenas (Waridjan vs Sugihartoyo) yang sebelumnya sama – sama mengklaim selaku penyelenggara lembaga pendidikan berlabel 17 Agustus di Banyuwangi.

Seperti diketahui, kepemilikan dan pengelolaan lembaga pendidikan 17 Agustus 1945 Banyuwangi terjadi konflik antara perpenas kubu Sugihartoyo dan kubu Perpenas Waridjan hingga masuk dalam proses hukum dipengadilan negeri Banyuwangi dalam Perkara no 223/pdt.G/2015,

Situasi semakin menyita perhatian publick ketika pihak lain yaitu Yayasan Pendidikan Nasional (Yapenas) 17 Agustus 1945 ikut juga mengklaim mempunyai legalitas sebagai penyelenggara seluruh lembaga pendidikan mulai dari TK, SLTA hingga Untag Banyuwangi, dengan mengajukan gugatan intervensi kepada Perpenas Kubu Waridjan maupun Kubu Sugihartoyo.

Dalam putusannya majelis hakim Senen (9/1/2016 ) menyatakan perbuatan para tergugat Intervens (Perpenas kubu Sugihartoyo maupun Perpenas Kubu Waridjan) merupakan perbuatan melawan hukum sehingga menghukum para tergugat untuk menyerahkan seluruh aset yang selama ini dikuasai perpenas dua kubu tersebut kepada Yapenas.

Hal ini mempertegas keputusan MA tahun 1999 yang berhak adalah penyelengara akte no 9 (Yapenas) yang diketuai AS Yono, dan kini kini diketuai Misnadi SH.MH.

Sementara itu, Jaenuri selaku kuasa hukum Perpenas kubu Waridjan, mengatakan meski putusan hakim mengalahkan kliennya namun hingga saat ini belum ada rencana pihaknya akan melakukan Banding.

“kita dari Perpenas Waridjan, kayaknya tidak banding,” katanya selasa pagi (10/1). hingga saat ini belum ada informasi sikap Perpenas Kubu Sugihartoyo. (*kin).

Komentar

comments

Tagged with