Tradisi Puter Kayun, Pasca Lebaran Warga Kendarai Dokar Menuju Pantai Watu Dodol

Tradisi Puter Kayun

Tradisi Puter Kayun (15/7/2016)

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)- Ratusan warga Desa / Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri Banyuwangi mengendarai delman/dokar dari Kelurahan setempat menuju Pantai Watu Dodol, pada Jumat (15/7).

Jarak yang mencapai hampir sejauh 15 kilometer itu ditempuh sebagai bagian tradisi Ritual napak tilas yang biasa disebut ‘Puter kayun’  yang di  laksanakan setiap 10 hari usai  lebaran Idul Fitri (10 Syawal)

Belasan dokar dihias aneka bunga dan beragam asesoris yang menarik, layaknya andong wisata. Dokar-dokar ini adalah milik warga Boyolangu yang memang masih memegang adat Puter Kayun.

Dalam puter kayun yang termasuk rangkaian dari B fest selama ini sudah di gelar tiap tahun, kali ini di buka Bupati Banyuwangi H. Abdullah Azwar Anas.                         

Ketua adat Puter Kayun, Mohamad Ikrom, mengatakan rute yang dilalui parade delman ini menyusuri jejak dari leluhurnya, Ki Buyut Jakso.

“Konon, dulu membuka jalan di sebelah utara, Belanda meminta bantuan pada Ki Buyut Jakso karena bagian utara ada gundukan gunung yang tidak bisa dibongkar. Ki Jakso lalu bersemedi dan tinggal di Gunung Silangu yang sekarang jadi Boyolangu. Atas kesaktiannya, akhirnya dia bisa membuka jalan tersebut sehingga wilayah itu diberi nama Watu Dodol, yang artinya watu didodol (dibongkar),” kata warga setempat, Ikrom.

Menurut Ikrom, Ki Buyut Jakso berpesan agar anak cucu keturunannya berkunjung ke Pantai Watu Dodol untuk melakukan napak tilas apa yang telah dilakukannya.

“Karena saat itu hampir semua masyarakat Boyolangu bekerja sebagai kusir dokar, maka mereka mengendarai dokar. Hingga ada yang menyebut puter kayun ini sebagai lebarannya kusir dokar,”jelasnya.

Sebelum pelaksanaan puter kayun, tradisi ini diawali sejumlah ritual. Dimulai dari tradisi kupat sewu (seribu ketupat) yang digelar tiga hari sebelum puter kayun sebelum melakukan rangkaian adat puter kayun mereka juga berziarah ke makam Buyut Jakso yang ada di Boyolangu.(van/makin)

Komentar

comments