Guru Nyeleneh, Dilaporkan Tontonkan Video Porno dan Pegang Dada Murid Wanita

Guru Nyeleneh, Dilaporkan Tontonkan Video Porno dan Pegang Dada Murid Wanita

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi) – Seorang oknum guru SD di di SDN 5 Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi dikabarkan melakukan dugaan perbuatan amoral dengan mempertontonkan video porno kepada anak didiknya.

Aksi ini terungkap saat belasan wali murid sempat mendatangi sekolah pada Selasa (17/4) kemarin.

Mereka datang untuk memprotes perbuatan amoral guru olahraga tersebut. Sayangnya pada saat mereka datang oknum guru yang berusia 57 tahun tersebut tidak ada di tempat.

“Kemarin kita datang ke sekolah. Tapi ternyata yang bersangkutan tidak ada. Kami minta orang ini ditangkap,” ujar Sapto salah satu wali murid, Rabu (18/4/2018).

Informasi yang berkembang sejumlah murid kelas I sampai kelas IV pernah mengalami hal yang sama. Mereka rata-rata pernah ditunjukkan video dewasa oleh oknum guru Aksi ini terungkap saat belasan wali murid sempat mendatangi sekolah pada Selasa (17/4) kemarin.

Untuk para siswi selain dipegang pada bagian vital juga ada beberapa yang dicium oleh Hm. Perbuatan Hm ini diduga sudah dilakukan sejak dirinya mulai mengajar di SD tersebut pada bulan Februari lalu. Pria ini melakukan perbuatannya di sela-sela melaksanakan tugasnya pada jam pelajaran olahraga.

Menurut DA, usai melakukan olahraga, Hm selalu berganti pakaian bersama murid-murid perempuan.. Hm juga sering memegang bagian dada dan paha siswi.

Hal yang sama juga disampaikan murid kelas IV IS, Gadis kecil ini mengaku Hm pernah memegang bagian dadanya dan bagian vital lainnya. Sama seperti temannya, dia juga pernah ditunjukkan video dewasa oleh Hm.

“Sering pak, videonya orang telanjang,” ungkapnya.

“Awalnya kami ditunjukkan video lucu, setelah video lucunya habis lalu diputarkan film orang sedang telanjang,” ungkap salah satu murid kepada wartawan.

Sayangnya hingga kini belum ada komentar dari yang bersamgkutan.

Begitu pula Kepala sekolah SD tersebut juga belum bisa dikonfirmasi.(re/kin).

Komentar

comments

Tagged with