Grasi di Tolak, Terpidana Narkoba Segera Dieksekusi Mati

????????????????????????????
Faktanews.co.id.(Jakarta)- Jaksa Agung memastikan akan segera melaksanakan eksekusi mati kepada terpidana narkotika yang grasinya telah ditolak Presiden Jokowi menyusul.

Terdapat empat terpidana mati yang upaya grasinya ditolak Presiden Jokowi. Mereka adalah dua warga asing, Marco Archer Cardoso Moreira (Brasil) yang ditahan di Nusakambangan, Namaona Denis asal Malawi ditahan di LP Tangerang, selain itu dua nama lain pelaku warga negara Indonesia Agus Hadi dan Pujo Lestari.

“Grasi yang telah ditolak akan kita laksanakan,” kata Jaksa Agung Prasetyo, di Jakarta, Jumat Jumat (9/1).

Namun demikian Agus serta Pujo kendati grasinya telah ditolak sedang mengajukan PK yang kedua di Batam sebelum Mahkamah Agung (MA) menerbitkan Surat Edaran No 7/2014 yang membatasi upaya PK hanya sekali tidak berlaku.

Terkait itu, Prasetyo mengatakan pihaknya menghormati langkah dua terpidana tersebut dan menunggu keputusan pengadilan sebelum mengeksekusi.

“Kita hormati itu yang sudah berjalan diproses pengajuan PK nya kita tunggu putusannya. Yang sudah jalan saja kita hargai itu,” katanya.

Prasetyo tidak menyebut ketika ditanyai lokasi dan waktu yang akan dilakukan untuk mengeksekusi.

“Sepanjang grasinya sudah ditolak tidak ada lagi alasan mereka untuk mengajukan upaya hukum lain. Kita akan segera laksanakan. Tempatnya kita pertimbangkan keamanan lalu efektivitas dan lainnya,” ujarnya.

Dari daftar di Kejaksaan Agung (Kejagung), sepanjang 2013 jumlah terpidana yang dikenakan vonis mati sebanyak 107 orang. 57 orang berasal dari perkara tindak pidana umum, dan 48 orang terlibat perkara narkotika, sidangkan sisanya terpidana terorisme.(sp/ed/fn)

Komentar

comments