Gelar Pesta Pernikahan Mewah Di Tengah Wabah Corona, Perwira Menengah Polisi Dimutasi

Faktanews.co.id.– Pernikahan megah Kapolsek Kembangan Jakarta Barat, Komisaris Polisi Fahrul Sudiana di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, saat wabah corona ditengah maklumat Kapolri berbuntut pencopotan jabatan Kapolsek tersebut Kamis, 2 April 2020.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana, memerintah langsung memutasi Fahrul Sudiana yang termasuk dalam kepangkatan perwira menengah itu dimutasi ke Polda Metro Jaya sebagai analis kebijakan.

“Berdasarkan perintah Kapolda Metro Jaya, sejak hari ini yang bersangkutan dimutasikan ke Polda Metro jaya sebagai analis kebijakan,”terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, kepada pers, Kamis,(2/4/2020).

Kompol Fahrul dianggap telah melanggar Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19) tertanggal 19 Maret 2020.

Tiga hari setelah maklumat ini keluar, Kompol Fahrul tetap nekat menggelar pesta pernikahan megah di hotel mewah. Setelah lebih dari 10 hari, setelah acara itu viral, dan ada banyak protes, mutisai terhadap yang bersangkutan kemudian dilakukan.

“Dalam hal ini maklumat Kapolri tidak hanya berlaku untuk masyarakat saja, tapi berlaku juga untuk anggota Polri dan keluarganya. Jadi kalau ada yang tidak menaati maka siapapun itu harus siap dengan segala konsekuensinya,” katanya.

Seperti diketahui, selang 3 hari setelah mengeluarkan maklumat, Kompol Fahrul menggelar pesta pernikahan megah di hotel mewah pada 22 Maret 2020.

Ini terungkap setelah lebih dari 10 hari, Akun Twitter @riotuasikal mengunggah captur berita mengenai acara pernikahan tersebut jadi viral mengundang banyak protes dan cibiran warganet menyusul Maklumat Kapolri.

Masyarakat membandingkan acara megah pernikahan Komisaris Polisi Fahrul Sudiana dengan wanita selebgram cantik Rica Andriani di Hotel Mulia, Jakarta Pusat dengan acara milik warga yang hanya berlangsung di rumahnya dan harus dibubarkan oleh aparat. Alasan utama karena mengundang orang banyak dan mengabaikan larangan menjaga jarak untuk mengatasi penyebaran virus corona.

Sementara itu, pernikahan megah Kapolres Kembangan lengkap dengan prosesi pedang pora ditengah banyak pejabat kepolisian pada level top hadir tersebut berjalan lancar.

Akibat hal itu, sang pengantin pria Komisaris Polisi Fahrul Sudiana  akhirnya diperiksa bagian kode etik dan kedisiplinan anggota Polri Propam Polda Metro Jaya.

Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis meminta jajarannya untuk lebih tegas melaksanakan maklumat yang dia keluarkan, dengan berlakunya Keputusan Presiden (Keppres) dan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait penanganan virus corona, Covid-19.

“Dengan berlakunya Keppres Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Desease (Covid-19) dan PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, yang ditetapkan dengan mengacu pula pada UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, maka mengharapkan untuk melaksanakan lebih tegas lagi maklumat Kapolri,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 1 April 2020.(*hay).

Komentar

comments