Gara-Gara Uang Kopi, Ada Pembeda Perlakuan Tukang Gerobak Sampah

Gara-Gara Uang Kopi, Ada Pembeda Perlakuan Tukang Gerobak Sampah

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- ”Saya tidak tahu, tapi saya terima kasih atas informasinya. jika ada hal seperti itu pasti akan saya tindak, mungkin nanti sore melalui kasi akan saya suruh turun ke lapangan untuk memastikan. Apapun bentuk dan alasannya itu tidak boleh ada bahasa uang kopi Rp 5 ribu,” tegas Kabid kebersihan Ir. Bibit Suwiji, MM pada Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi.

Ini disampaikan Bibit menyusul adanya info perbedaan perlakuan antara pendorong gerobak di depo sampah Karangrejo yang diduga akibat  bayar uang kepada oknum pegawai di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi.

Pantau dilapangan, mereka yang bayar uang kopi Rp 5 ribu kepada pekerja dalam atau pemecuk akan didahulukan dilayani segera dinaikan sampah yang dibawa ke dalam truk sampah.

Sementara yang tidak bayar harus sabar menunggu setelah mereka yang bayar.

Mm pendorong gerobak sampah menjelaskan, jika datang pertama tapi tidak bayar Rp 5 ribu maka dikerjakan belakangan.

Hal ini menurutnya adakalanya rekan pendorong gerobak sampah nekat membuang sampah secara sembarangan seperti dipinggir jalan-jalan.

”Saya atau teman lain datang duluan dengan gerobak sampah saya, kalau tidak membayar maka sampah yang saya bawa dinaikan ke truk sampah terakhir mas,”ungkapnya agak ketakutan menyampaikan kepada wartawan.(kur/kin).

Komentar

comments