Gara-Gara Jualan Pil Trex, Pemuda Bertato Asal Pancoran Ditangkap

Gara-Gara Jualan Pil Trex, Pemuda Bertato Asal Pancoran Ditangkap

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)-Tertangkap tangan berjualan sediaan farmasi berupa obat Trihexyphenidyl (pil trex), pemuda dengan badan penuh tato, Muhammad Irsam Aldues, asal Dusun Pancoran RT 01 RW 03 Desa Karangbendo Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi, dicyduk Tim Reskrim Polsek Rogojampi.

Selain mengamankan pemuda berusia 21 tahun tersebut, polisi juga berhasil menyita barang bukti (BB) berupa 32 butir pil trex dan uang tunai Rp 545 ribu.

“Saat ini pelaku berikut BB nya kita amankan di Mapolsek,” terang Kapolsek Rogojampi, Kompol Suharyono SH, Kamis 4/10/18) pagi.

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan polisi pada Rabu malam sekitar pukul 21.30 WIB.(3/10/18) yang berawal sehari sebelumnya sekira pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa di sebuah rumah di Dusun Pancoran Karangbendo, sering digunakan sebagai tempat transaksi pil trex.

“Pelaku kita cyduk selepas bertransaksi dengan pembelinya di sebuah rumah di Dusun Pancoran Desa Karangbendo,” jelas Kompol Suharyono lagi.

Saat penggerebekan, ada 2 pemuda yang tertangkap tangan. Yaitu Muhammad Mas Bobby dan Muhammad Irsam Aldues. Sewaktu digeledah, ditemukan 32 butir pil trex dari saku celana depan kanan Muh Mas Bobby. Pengakuannya, 32 butir pil trex itu miliknya hasil membeli kepada Muh Irsam Aldues, yang seketika juga digeledah dan ditemukan uang tunai Rp 545 ribu.

“Kita turunkan anggota untuk lidik. Lalu tepat jam 21.30 WIB, kita lakukan penggerebekan,” paparnya

Atas perbuatannya yang dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi tanpa memiliki ijin edar atau tidak memenuhi standar/persyaratan keamanan, khasiat/kemanfaatan, dan mutu, maka Muh Irsam Aldues dijerat dengan pasal 197 Sub 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Begitu diinterogasi, Muh Irsam Aldues mengakui bahwa uang tersebut hasil penjualan pil trex,” bebernya.¬†(id/kin).

Komentar

comments

Tagged with