Gaji Hanya UMR Dipotong Uang Makan, Karyawan Di Sekap Di Tuduh Curi Besi

Arogansi ‘Perbudakan Modern’ Hotel Ketapang Indah.

hkiFaktanews.Co.Id. Banyuwangi.- Mendengar informasi penyekapan karyawan dan dugaan pelanggaran terhadap tenaga kerja terkait potongan upah seluruh karyawan untuk biaya makan dilakukan oleh pihak management Hotel Ketapang Indah, membuat keprihatinan kabid. ketenaga kerjaan pada dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi (Sostanegtrans) Banyuwangi Hartono Fadal.

Dia berharap ada langkah – langkah di tempuh karyawan dalam mempertahan dan memperjuangkan haknya sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

“Penyekapan itu perbuatan pidana karyawan harus lapor polisi saja”, katanya.

Lebih jauh Hartono menjelaskan, karyawan dalam bekerja mempunyai hak dan tanggung jawab. Oleh karenanya bila karyawan mengalami masalah hendaknya melapor kepada instansi terkait.

“kalau soal upah, uang makan dst. Itu wilayah tugas kami dinas sosial tenaga kerja dan transmigrasi Banyuwangi, karyawan lapor dulu kepada kami tentang duduk masalahnya, selanjutnya kami akan tindak lanjuti untuk di mediaasikan lebih dulu,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya. Menyandang katagori Hotel bintang 1 kelas internasional bukan berarti management Hotel Ketapang Indah (HKI) Banyuwangi berperilaku layaknya usaha yang mentaati aturan dan etika serta patuh terhadap UU dalam memperlakukan karyawan. Justru sebaliknya Arogansi management Hotel Ketapang Indah layaknya “Perbudakan Modern”.

Tepatnya Selasa 28 januari 2014 lalu tindakan primitif dilakukan manegement  kepada dua karyawan hanya gara-gara dicurigai mencurian besi.

”Pada waktu itu sedang libur kerja. Pada tanggal 28 januari 2014 Kok saya dimintai keterangan dan di paksa membuat pernyataan untuk mengakui perbuatan saya, tetapi saya tetap tidak mengakui”,jelas salah satu karyawan NE.

Bahkan 2 karyawan tersebut disekap selama 26 jam di sebuah ruangan masih dalam area HKI. Tanpa hak kewenangan HKI mengambil alih tugas penyidik kepolisian. HKI menyekap 2 karyawannya dengan alasan dilakukan penyidikan

Layaknya koboi, 2 karyawan tersebut disekap di sebuah ruangan masih dalam area HKI mulai jam 11 siang hingga 26 jam kemudian di lepaskan.

“saya disekap disatu kamar dan dikunci dari luar selama 1 kali dua puluh empat jam, selasa pukul 11.00 sampai hari rabu pukul 13.00 oleh kepala security pak Pur dengan alasan keterangan palsu,” jelasnya.

Selain itu, Karyawan HKI mengeluhkan gaji mereka yang hanya UMR dipotong dengan alasan jatah makan harus dibayar oleh karyawan. sementara lebih dari 100 karyawan harus makan di hotel ketika mereka kerja.

“hari kerja kami harus makan di hotel dan gaji kami di potong untuk bayar makan itu,”katanya.

Hingga saat ini, Belum ada komentar resmi dari pihak HKI. beberapa kali Di konfirmasi Kepala managemen HKI Sandi menghindar, di hubungi melalui celuler 081336xxxxxx tidak diangkat. Sms tak di balas(Dod/kin)

Komentar

comments