Dua Wanita Calo SIM Ditahan

Dua Wanita Calo SIM Ditahan

Faktanews.co.id.-(Sidoarjo)- Dua wanita perempuan bernama Ika (41) warga  Prambon dan Yulhalifah (42) warga Bluru Kidul Kabupaten Sidoarjo harus mendekam ditahan Mapolres Sidoarjo.

Sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Polres Sidoarjo memberi shock terapy kepada dua wanita dengan sangkaan penipuan berkedok calo pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM) di wilayah Polresta Sidoarjo.

“IM (Ika) dan Y (Yulhalifah) berhasil diringkus setelah para korban melaporkan praktik calo tersebut ke pihak kepolisian,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho, kepada Wartawan Jumat (01/02/19).

Dalam menjalankan aksinya dua wanita itu sempat mendatangi rumah korban di Kemambang Rt 10/Rw 01 Desa Sumokembangsri Kecamatan Balong Bendo pada hari Rabu (21/11/2018).

Kedua wanita ini menawarkan jasa pembuatan SIM B1 di bandrol harga Rp 1,5 juta dengan janji hanya mengikuti foto SIM dan tes teori tanpa Uji tes praktek.

Tersangka berjanji dalam jangka waktu sekitar 15 – 20 hari maka SIM tersebut bakal dimiliki pemohon, namun  ditunggu seperti yang dijanjikan bahkan sekian lama SIM yang di janjikan calo tersebut belum juga selesai.

Kedua wanita di jerat Pasal 378 KUHP Tentang Tindak Pidana Penipuan (Calo SIM).

Diketahui kedua tersangka juga sudah banyak beraksi di luar polresta sidoarjo, kini keduanya telah ditahan di tahanan Mapolresta Sidoarjo.

Lebih jauh Zain berharap bila ada masyarakat jadi korban calo SIM agar melapor ke polisi.

“Hasil penyelidikan yang telah dilakukan, ternyata sudah banyak korban dari tangan kedua calo tersebut bahkan lebih dari belasan orang telah termakan tipu daya kedua tersangka,”ungkap Zain Dwi.

Dalam kaitan penipuan calo SIM menurut Zain Dwi, penyidik telah mengamankan beberapa barang bukti yang berhasil disita dari para tersangka antara lain 1 buah Handphone Merk Andromax 4G warna hitam, 1 lembar tanda terima berkas SIM B1 atas nama Dedy Fachrudin tanggal 20 November 2018 (dinyatakan tidak lulus ujian praktek), 1 lembar tanda terima berkas SIM B1 atas nama Teguh Ardianto tanggal 17 November 2018 (dinyatakan tidak lulus ujian teori), 1 lembar resi lulus uji teori tanggal 28 November 2018,1 lembar surat keterangan atas nama Dedy Fachrudin yang dikelurkan oleh Dispenduk Capil Sidoarjo, 1 lembar bukti transfer sebesar Rp 800 ribu.(de/kin).

Komentar

comments

Tagged with