Dua Orang Dikira Pelaku Teror, Sudah Dua Kali Istirahat di Musholla Polsek Glenmore

Dua Orang Dikira Pelaku Teror, Sudah Dua Kali Istirahat di Musholla Polsek Glenmore

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Belum ada kepastian dua orang ber KTP Sidoarjo dan Tulung Agung yang istirahat di Musholla Polsek Glenmore Selasa pagi (4/7) merupakan Pelaku yang akan melakukan aksi teror.

Menempati Musholla Polsek Glenmore merupakan yang kedua kalinya, sebelumnya sekitar setengah bulan lalu ditempat yang sama dia istirahat dalam perjalanan naik sepeda motor pulang kerja mudik dari Bali jelang lebaran sebelum menuju rumah kontrakan disalah satu desa di Kecamatan Jember.

“bukan-bukan, klien kami bukan teroris, dia orang biasa, yang mau berangkat kerja ke Bali,” kata Bomba Sugiarto SH bersama istri salah satu terperiksa yang awalnya di duga teroris saat dicegat sejumlah wartawan, Rabo sore, (5/7).

Nasib Gus (54) dan Sut (37) hingga saat ini masih pendalaman pemeriksaan di Mapolres Banyuwangi setelah sehari sebelumnya sempat minta ijin beristirahat di Mushola Polsek Glenmore namun sejumlah isi tas dan ransel di khawatirkan berisi peralatan teror.

Selanjutnya untuk menjaga hal-hal yang tidak di inginkan seperti teror di tempat lain yang belakangan sering kali terjadi kepada aparat kepolisian, keduanya di bawa dari Polsek Glenmore ke Polres Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan, diketahui dalam tas Gus atau Sut ditemukan senjata tajam seperti sangkur komando, golok, pisau. selain itu dalam tas terdapat kunci T ukuran untuk mesin gilingan, petasan, besi dan korek api berbentuk senjata api.

“Ya bener tadi pagi kita mengamankan orang itu, mereka maunya minta ijin istirahat di Musholla Polsek,” kata Kapolsek Glenmore AKP Mujiono selasa pagi usai rapat di lantai dua Mapolres Banyuwangi,Selasa pagi (4/7).

Selang tak berapa lama Kapolres Banyuwangi, AKPB Agus Yulianto juga sempat keluar ruang penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Banyuwangi tempat Gus dan Sut diperiksa.

Sementara itu, itu Istiqomah, 50 th (Istri Gus) mengatakan, suaminya selama ini bekerja serabutan, peralatan yang dibawa suaminya merupakan peralatan kerja serta alat pengamanan ketika dalam perjalanan menuju kerja luar kota.

“bapak pernah di anu orang dijalan itu ada bekas luka di kepalanys. empat hari sebelumnya bapak (suaminya) pamit kerja, Bapak bawa sepeda motor gak tau mau menuju ke mana, apa kebarat dulu (menjemput Sut dulu di Tulungagung) apa langsung ke Bali, saya taunya bapak kerja kasar, saya pernah ikut bapak di Palu Sulawesi untuk tambahan makan, saya ikut bantu-bantu orang jual gorengan, tapi katanya sih sebelum kawin dengan saya (suaminya) orang sukses,” katanya Seraya meminta bantuan tempat menginap. (5/7).

Menurut ibu dua orang anak dari suami sebelumnya (alm) ini, rumahnya sudah di geledah aparat. “sekitar jam 2 malam (rabu dini hari (5/7) rumah yang saya tempati sudah di periksa pak polisi,” pungkasnya. (kin).

Komentar

comments