DPRD Banyuwangi, Sosialisasi PERDA Kabupaten Layak Anak

DPRD Banyuwangi, Sosialisasi PERDA Kabupaten Layak Anak

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- guna menjamin terpenuhinya hak anak, Kabupaten Banyuwangi mulai meng-sosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) No. 7 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak, Kamis (25/04/2019).

Kegiatan sosialisasi Perda penyelenggaraan layak anak di buka anggota DPRD kabupaten Banyuwangi, Samsul Arifin didampingi H. Khusnan Abadi, Sugeng Moenarso, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB, Zein Kastolani, Kasie PMD Kecamatan Genteng.

Dalam kegiatan ini dihadiri Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Pengeraak PKK, Kelompok masyarakat se Kecamatan Genteng.

Sosialisasi bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap produk hukum daerah yang mengatur tentang penyelenggaraan kabupaten layak anak.

“Perda KLA ini terdiri dari 17 BAB 44 Pasal, diundangkan pada tanggal 26 Nopember 2018 yang lalu,”ucap Samsul Arifin saat dikonfirmasi.

Dijelaskan, Perda KLA menjamin terpenuhinya hak anak agar dapat hidup, tumbuh berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat martabat kemanusiaan, demi terwujudnya anak yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera

“Anak merupakan amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang senangtiasa harus dijaga, karena didalam dirinya melekat harkat, martabat dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi,” jelas Samsul.

Guna menyelenggarakan kabupaten layak anak, Pemerintah Daerah membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan untuk mendukung P2TP2A, Pemda dapat membentuk Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dalam rangka memperkuat pencegahan permasalahan anak didalam keluarga. Masyarakat dapat berperan serta dalam upaya pencegahan, pengurangan resiko dan penangganan anak korban kekerasan, eksploitasi, perlakukan salah, dan penelantaran melalui upaya perseorangan maupun lembaga.

“Untuk mewujudkan semua ini, perlu tanggung jawab bersama, terintegrasi, berkesinambungan baik pemerintah, keluarga dan masyarakat serta lembaga-lembaga yang ada,”pungkas Samsul Arifin.(vi/kin).

Komentar

comments

Tagged with