Dokter Palsu Meringkuk Di Polsek Rogojampi

Dokter Palsu Meringkuk Di Polsek Rogojampi

Faktanews.co.id.(Banyuwangi)-Paijan alias Fauzan alias Edy warga Dusun Kumendung, Rt 001, Rw 001, Desa Kumendung, Kecamatan Muncar dikenal Dokter palsu kini meringkuk dibalik bui Polsek Rogojampi.(28/8/2018).

Aparat Polsek Rogojampi unit Reskrim Polsek Rogojampi telah melakukan penangkapan terhadap pelaku diduga telah melakukan tindak pidana sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standart persyaratan keamanan, khasiat dan mutu tanpa disertai ijin edar atau penipuan.

Kasus pelanggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196 Subs 197 UU RI No.36 tahun 2009 tentang Kesehatan atau 378 KUHP itu terjadi pada bulan Juli 2018 di Dusun Pancoran, Rt 001, Rw 002, Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.

Sejumlah saksi saksi telah diminta keterangan dalam kasus tersebut, Hendra Prabowo, POLRI, Aspolsek Rogojampi, Prasetyo Dedie, SH, POLRI, Aspolsek Rogojampi, Hj. Adiyah, (50) Warga Dusun Pancoran Rt 001, Rw 002, Desa Karangbendo Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi.

Barang bukti yang diamankan berupa 14 (empat belas) buah plastik klip berisi masing-masing 10 butir pil tanpa nama berbentuk bulat kecil berwarna coklat dengan total berisi 140 (seratus empat puluh) butir, 2 (dua) buah plastik klip berwarna bening berisi masing-masing 2 (dua) butir kaplet tanpa nama berwarna hijau dengan total berisi 4 (empat) butir, Sebuah botol kaca berukuran kecil berwarna coklat telah habis isinya, sebuah tas punggung berwarna hitam, 2 (dua) buah buku catatan berwarna hijau dan merah, sebuah box plastic warna putih dengan tutup warna kuning, 8 (delapan) botol yg berisi obat, 6 (enam) botol kaca yg berisi cairan obat berwarna bening, 1 (satu) unit Hp merk VIVO warna pink, 1 (satu) unit Hp Nokia warna hitam, 1 (satu) bungkus berisi plastic klip yg belum terpakai, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario 150 warna hitam No.Pol P-5123-YV

Kapolsek Rogojampi Kompol Hariyono SH menerangkan pada tim Faktanews.co.id

“Sekira awal bulan Juli 2018 Pelapor tersiram minyak panas saat menggoreng makanan diwarung miliknya, kemudian pelapor berkenalan dengan terlapor yang mengaku sebagai dokter dan dapat menyembuhkan penyakit dengan menggunakan media obat,”katanya,(28/8/2018).

Selanjutnya pelapor didatangi kerumahnya oleh terlapor kemudian terlapor meminta sejumlah uang dengan janji dapat sembuh dari penyakitnya dengan total hingga Rp 53.000.000,- (lima puluh tiga juta rupiah) dan terlapor memberikan obat berupa pil yg berbentuk bulat berwarna coklat sebanyak 10 butir dan 2 butir kaplet warna hijau serta obat cair untuk diminum, tuturnya.

Pelapor bukan sebagai tenaga medis dan tidak memiliki ijin mengedarkan obat atau bahan obat, hingga waktu yang dijanjikan oleh terlapor, sakit yang diderita oleh pelapor tidak kunjung sembuh sedangkan terlapor terus memita uang untuk membeli obat.

Merasa ditipu, kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rogojampi.

“Senin tanggal 27 Agustus 2018 pelaku datang lagi kerumah pelapor untuk mengecek luka yg diderita pelapor dan kembali memberikan obat seperti biasa, selanjutnya pelapor menghubungi petugas dan petugas berhasil mengamankan terlapor berikut barang bukti dan dibawa ke Polsek Rogojampi untuk proses lebih lanjut”,pungkasnya.(ru/kin)

Komentar

comments

Tagged with