Ditangkap, Pengusaha Keturunan Bunuh Pasangan Kencan Karyawati Bank

Calvin Soepargo, Pembunuh Karyawati Bank

Calvin Soepargo (bertato), Pembunuh Karyawati Bank

Faktanews.co.id.- Lelaki bertato Calvin Soepargo tak bisa berbuat apa-apa ketika polisi membekuknya di Apartemen Aston Marina Tower B lantai 27, pada dini hari kemarin (13/7). Calvin pengusaha keturunan China itu diduga  merupakan pembunuh pegawai Bank Bukopin, Farah Nikmah Ridallah (23).

Sebelumnya telah ditemukan mayat wanita muda dengan kondisi mengenaskan tersimpan di dalam boks di kolong Tol Pantai Indah Kapuk (PIK) Jakarta Utara pada Selasa (13/7) magrib. Kondisi mayat sudah membengkak dan mengeluarkan bau busuk.

Dalam pengakuannya pengusaha walet, Calvin yang sudah memberikan uang 4 juta tersinggung ketika ajakan tambahan berhubungan intim pada Sabtu 9 Juli 2016 tak direspon oleh oleh korban.

“Pelaku mengajak berhubungan lagi, namun korban menolak dengan alasan bahwa pelaku kurang memuaskan korban dan korban sudah dicari orangtua,” kata Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Daniel Bolly Tifaona, Rabu (13/7).

Merasa terejek perkataan korban, Calvin naik pitam dan langsung memukul kepala korban hingga terjatuh, selanjutnya mencekik leher Farrah hingga tewas.

Informasi yang berkembang, usai membunuh Korban, Farah, selanjutnya pelaku Calvin memasukkan ke sebuah boks hitam besar dan diikat tali. Calvin yang saat itu mengenakan baju hitam dibalut jaket membawanya boks dengan troli.

Rekaman CCTV pada Minggu (10/7) lalu, sekitar pukul 19.38 WIB. Calvin sempat membawa troli dari lantai dua menuju lantai 27, unit apartemen milik Calvin.

Sekitar pukul pukul 19.46 WIB,Pelaku akhirnya membawa box berisi mayat Farah dengan menggunakan troli, turun ke basement menggunakan mobil Suzuki Ertiga dan membuangnya di kolong tol.

Pelaku Calvin mengenal korban lewat seorang teman, sehari sebelumnya peristiwa kencan pada 8 Juli 2016 lalu, baru beberapa jam kenal, pelaku langsung mengajak korban berkencan di apartemennya.

Setelah ditangkap, Polisi melakukan penyisiran Kali Gunung Sahari untuk mencari barang bukti berupa kayu pemukul korban, tas korban berisi Handphone, KTP korban serta kantung plastik berisi pakaian korban berlumuran darah yang dibuang pelaku. (bat/mer/ham).

Komentar

comments