Dinsos Segera Salurkan 2 Kali Paket Beras Plus Lauk dan Susu Ditiap Desa/Kelurahan, PU Cipta Karya Tertutup

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)– Beda dengan Dinas PU Cipta Karya dan Perumahan Permukiman yang terkesan tertutup penggunaan dana penanganan virus corona (Covid-19) senilai Rp 1,8 M lebih, Dinas Sosial (Dinsos) Banyuwangi segera menyalurkan dana APBD tahun 2020 hampir Rp.7,1 Milyar dengan bentuk dua kali bantuan pangan dan susu kepada sejumlah warga di desa/ kelurahan se-kabupaten Banyuwangi.

Dinsos mengemas Bantuan pangan dan susu dalam program program Jaring Pengaman Sosial (JPS).

“Kita (Banyuwangi) punya 217 desa/kelurahan di Kabupaten Banyuwangi semuanya kita data warga yang berhak menerima, untuk waktu penyaluran tunggu rapat minggu depan di Pemkab,” kata Kepala Dinas Sosial Lukman Hakim melalui Kabid Perlindungan dan jaminan sosial (Linjansos) Bambang Sungkono,(17/4).

Dari jumlah desa/kelurahan tersebut dijelaskan Bambang masing–masing 100 warga miskin yang tidak tercover dalam data Program Keluarga Harapan (PKH) juga mereka yang belum mendapat Bantuan dalam program bantuan oangan non tunai (BPNT) akan menerima paket sembako dan lauk ikan kaleng.

“Dua kali untuk dua bulan akan dapat 10 kg beras dan 5 kaleng ikan,”katanya.

Selain itu bantuan gizi melalui pemberian susu juga dilakukan kepada sejumlah ibu hamil dan menyusui.

“Tiap desa atau kelurahan 25 warga yang menyusui dan hamil dapat dua kali (tiap bulan) dua kotak susu seberat masing-masing 400 gram,”ungkapnya.

Sementara itu, Dinas PU Cipta Karya Perumahan Permukiman Banyuwangi menerima anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp 1,866 Miliar terkesan tertutup kepada publik.

Sekretaris Dinas PU Cipta Karya Perumahan Permukiman, I Komang Sudira Admaja mengatakan, anggaran yang diterima pihak instansinya dalam penanganan Covid-19 salah satunya untuk pengadaan ruang disinfeksi.

“Kami tidak bisa mengungkapkan anggarannya untuk apa saja. Karena sudah ada gugus tugas, jadi bisa klarifikasi ke sana,……red,”kata Komang Sudira dan beberapa argumen mengelak lainnya saat wartawan mencoba konfirmasi (17/4/2020) sore.

Ditempat berbeda sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Banyuwangi, Samsudin Zaini mengatakan Bupati Azwar Anas atas nama pihak Pemkab Banyuwangi telah menganggarkan sekitar Rp.78 Milyar lebih untuk penanganan Covid-19.

Dari jumlah itu sudah sekitar 80 persen (sekitar Rp 64 Milyar) telah ditransfer ke rekening tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing Dinas Kesehatan, RSUD Blambangan, RSUD Genteng, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Koperasi UM dan Perdagangan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, dan Dinas PU Cipta Karya Perumahan Permukiman.

“Kita terima pengajuan gelondongan dan sudah langsung transfer sejak 31 maret lalu, nanti laporan rincian dibentukan dalam SPJ selambatnya sebulan sejak dana diterima SKPD,” katanya.(dep/kin).

Komentar

comments

Tagged with