Dinilai Tanamkan Kebencian, Forum Wartawan Mahkota Polisikan Ketua PGRI

Dinilai Tanamkan Kebencian, Forum Wartawan Mahkota Polisikan Ketua PGRI

Faktanews.co.id-(Banyuwangi)-
Forum Komunikasi Wartawan Majalah-Koran-Online-Tabloid (MAHKOTA) resmi melaporkan Ketua PGRI Banyuwangi, Teguh Sumarno ke Polres Banyuwangi pada Hari Kamis siang, 7 Desember 2017.

Muhibut, Dudy, Nanang, Maya, Hayatul Makin, Margito, Aris dan jajaran pengurus lain ikut di Mapolres Banyuwangi.

Ini buntut pernyataan Teguh dalam acara HUT PGRI bertempat di lapangan Maron, Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Organisasi Komunitas Pers yang berdiri tahun 2005 lalu dan baru melakukan regenerasi kepengurusan ini, menilai ocehan teguh yang mengatakan terusik dengan wartawan dan Lsm adalah disengaja.

Dudy Sucahyo S.H selaku Ketua Umum Forum Komunikasi Wartawan MAHKOTA mengatakan pada Faktanews.

“Kita sebenarnya tidak percaya melihat saudara Teguh sebagai seorang Publik Figur kok sampai segitunya bisa mengatakan hal yang sangat mengusik Wartawan dan Lsm, tapi fakta yang ada begitu,”paparnya.

Menurutnya Laporan terkait Teguh diambil, setelah jajaran pengurus Mahkota beberapa kali rapat.

“akhirnya kita sepakat melaporkan Teguh ke Polres Banyuwangi agar ditindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku,”katanya.

Sementara itu, Dewan Pengurus Forum Wartawan MAHKOTA Hayatul Makin memaparkan, Wartawan dan Lsm merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang dilindungi oleh konstitusi Negara.

Oleh karenanya mengatakan terusik, mengajak melawan kepada Lsm apalagi Wartawan bisa saja dikatakan musuh dari demokrasi.

“Sudah kita cermati, kita dengar, kata demi kata hingga intonasinya, situasi saat P Teguh mengatakan itu,”rinci Makin di amini Muhibut dan Margito serta pengurus lainnya.

Lebih jauh menurut Makin, sebelum laporan ke polisi, Mahkota juga telah mencermati situasi pasca kejadian dan telah mengkajinya.

“kayaknya itu sengaja, sejauh ini anggota kita yang ikut dalam klarifikasinya seperti itu, yang bersangkutan sepertinya lebih menonjolkan komunikasi lalu berargumen daripada pokok masalahnya. ini dilakukan oleh seorang Ketua PGRI? sebagai orang yang katanya figur pendidikan lisannya perlu dipertanyakan,”pungkasnya (ver).

Komentar

comments