Dinas Sosial Banyuwangi Tanggung Jawab Susu Kadaluarsa Korban Banjir Sungai Badeng

Dinas Sosial Banyuwangi Tanggung Jawab Susu Kadaluarsa Korban Banjir Sungai Badeng

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Kasi Penanganan Bencana pada Dinas Sosial (Dissos) Kabupaten Banyuwangi, Ripai tak menampik kabar paket bantuan sembako yang diperbantukan untuk warga Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh korban banjir Sungai Badeng terdapat susu Kadaluarsa (Expired).

Menurutnya, susu tersebut merupakan stok persediaan Dissos pada Tri wulan keempat tahun 2017 lalu.

”ada 30 susu kaleng waktu itu yang sudah di bagikan pada warga sesaat setelah bencana saat itu dan kita tidak tahu kalau susunya kadaluarsa karena kita tidak cek, susu itu adalah stok triwulan keempat ditahun kemarin, tapi sekarang sudah kita ganti dengan susu kaleng yang baru.” jelasnya pada Faktanews.co.id. (18/5/2018).

Seperti diketahui, Korban Banjir bandang sungai Badeng yang menghantam Desa Alasmalang kecamatan Singojuruh mengeluhkan bantuan makanan dan minuman dari Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi berisi susu kaleng sudah kadaluarsa (expired).

“Saya baru tahu setelah dua hari bencana itu kita mau buat susu sebelum saya buka ternyata susu itu sudah kadaluarsa,” Ungkap warga.

Terkait hal itu Ripai membantah dari semua jumlah paket sembako yang sudah terbagi pada warga berisi susu Expired.

“dari 30 paket sembako, ada 15 susu coklat yang kadaluarsa, susu yang putih masih dalam waktu penggunaan seperti tertera dalam kalengnya,”katanya mewakili Kadis Sosial Banyuwangi Peni  Handayani  yang masih berada di Taman Sari melakukan Pantauan BPNT
di Desa Taman Sari.

Terkait hal itu, Ripai menjamin jika terjadi sesuatu pada warga yang konsumsi susu Expired maka dinas sosial sebagai pihak yang mendistribusikan tetap bertanggung jawab

“Jika ada warga yang kenapa kenapa akibat konsumsi susu yang sudah Expired itu, kita tetap bertanggung jawab dengan berkordinasi bersama dinas kesehatan nantinya,”paparnya.

Lebih jauh menurutnya, dari jumlah yang diketahui Expired pihaknya telah mengganti dengan susu yang masih dalam batas waktu komsumsi.(kin).

Komentar

comments

Tagged with