DiKulonprogo Alfamart dan Indomaret Harus Mitra Koperasi, RS Tanpa Kelas

Faktanews.co.id. (Jogjakarta)- Kulonprogo sebuah kabupaten kecil terletak di Daerah Istimewa Jogjakarta (DIY), Jawa Tengah mungkin kurang begitu populer namamya seperti Kabupaten lain, namun Kabupaten Kulonprogo mampu mendongkrak sektor usaha lokal masyarakatnya mulai dari beras, air mineral, hingga batik.

Dalam hal ini, pemerintahan daerah Kulonprogo, mewajibkan seluruh masyarakat hingga pns maupun swasta mengunakan produk lokal Kulonprogo

“memang begitu progam masyarakat cuman satu “bela dan beli kulonprogo” sekarang mohon maaf banyak produk asing tapi akan lebih baik kita maksimalkan apa yang dimilki Kulonprogo, tak usah investor asing tak usah mengundang asing membangun perusahaan,” paparnya Bupati Dr Hasto Wardoyo.

Guna melindungi pemberdayaan produk lokal bahkan hebatnya lagi kulonprogo tidak mengijinkan alfamart dan indomaret berdiri kecuali mau bermitra dengan koprasi dengan syarat tertentu dan mau menampung produk ukm dan menganti namnya menjadi tokoh miilik rakyat

“Masyarakat harus jadi tuan rumah di negara sendiri, bila mengundang asing buat apa masyarakat kita punya potensi yang baik saya dokter kerjanya mengabdi buat apa mayarakat kalau jadi buruh dan uangnya banyak mengalir ke luar negeri, itu juga konsepsi pancasila kalau di satukan menjadi gotong royong,” katanya.

Bukan hanya itu saja di kulonprogo di berlakukan RSUD tanpa kelas artinya bila kelas 3 penuh ,bisa ke kelas 2 dan kelas 2 penuh bisa kelas 1 sampai vip hal ini dilakukan ; untuk mengimbangi progamnya universal coverage yakni beaya pengobatan bagi warganya senilai 5 jt per warga

” ya tujuan saya mengamalkan pancasila seunguhnya kita bangsa yang besar kita mampu kita mungkin gak mampu kejar negara lain tapi karna gotong royong itu kekuatan kita pada persatuan yang akan membuat maju indonesia kita kalahnya paling teknologi mari kita lawan dngan ideologi “ le viagra de pfizer.papar Bupati Kulonprogo. (*van).

Komentar

comments