Dikawasan Wisata Geopark Djawatan Dibangun Kolam Renang

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)– Wisata Djawatan Benculuk masuk dalam kategori wisata Geopark tampaknya mulai bergeser kawasan wisata mengutamakan finansial menyusul adanya bangunan pondasi permanen didalamnya.

 

Pantauan dilapangan, diarea Wisata baru berada di Desa Benculuk Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi yang dulu tempat Penimbunan Kayu (TPK) pengelolaan kayu Jati hasil Hutan Produksi Perum Perhutani yang kini cukup digandrungi pengunjung itu dikabarkan dipersiapkan akan di bangun kolam renang.

Belum ada kejelasan apakah bangunan tersebut menggeser pengertian Geopark yang mempunyai pengertian sebuah kawasan wisata yang memiliki unsur – unsur Geologi di mana masyarakat setempat di ajak dalam berperan serta untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam termasuk nilai ekologi, arkeologi serta budaya yang ada di dalamnya.

Seperti diketahui, Wisata Hutan Djawatan di Benculuk sekilas mirip hutan Fangorn dalam Film The Lord of the ring ini terdapat sederetan pohon tua jenis Trembesi dengan usia kurang lebih seratus tahun.

Selama ini wisata Djawatan berada di Desa Benculuk Kecamatan Cluring Kabupaten Banyuwangi itu juga difungsikan sebagai area resapan air guna kelangsungan hidup masyarakat Desa Benculuk sekitarnya.

Informasi yang dihimpun Faktanews.co.id. bangunan permanen setinggi sekitar 1 meter yang sejak beberapa minggu lalu dilaksanakan di lokasi wisata Djawatan itu buah dari kesepakatan dengan investor (TN).

Sementara itu, Bagus salah satu penanggung jawab dari kawasan geopark Djawatan mengatakan, bangunan tersebut nantinya akan jadi latar kolam renang.

“Kita ada kesepakatan dengan dia (TN), Peralatannya katanya sudah beli dari Cina,”katanya.(23/3).

Menurut bagus peralatan itu masih tertunda pengirimannya karena masalah sehubungan adanya virus Corona.(kin).

Komentar

comments

Tagged with