Dikaitkan Korupsi E-Ktp, Mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi Siap Mati

Dikaitkan Korupsi E-Ktp, Mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi Siap Mati

Faktanews.co.id.- “Itu kan dugaan-dugaan saja, saya siap, hukum mati saya, itu dugaan saja, saya dicurigai, silakan kalau ada foto tersebut,” kata Mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, (29/1).

Penegasan Gamawan didepan majis haki sidang korupsi E-KTP ini untuk membantah tudingan dirinya ikut menikmati hasil dari proyek e-KTP proyek senilai Rp5,9 triliun yang merugikan negara Rp2,3 triliun tersebut.

Gamawan ramai dikaitkan menerima bagian korupsi E-Ktp melalui Paulus Tanos (orang dekatnya) Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra; peserta konsorsium PNRI.

Kedekatan Paulus dengan Gamawan, didapat dari kesaksian Direktur PT Java Trade, Johannes Richard Tanjaya.

yang ikut Paulus akan jadi pemenang.

Lebih jauh tudingan itu menurut Gamawan  bersunber dari mantan Bendahara Umum Partai Demokrat yang kini jadi terpidana kasus korupsi proyek pembangunan wisma atlet di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Muhammad Nazarudin.

Melalui Azmin Aulia, (adik Gamawan) dis dianggap ikut menikmati hasil korupsi e-KTP modusnya dengan jual beli sebuah ruko dan tanah antara Paulus Tanos dengan Azmin Aulia bersama Jhonny G Plate, Sekjen Partai NasDem saat ini.

“Itu fitnah besar dari Nazaruddin. Saya 1 sen pun tidak pernah, silakan buktikan kalau ada 1 sen (bila dia diterima),” tegas Gamawan.(li/hay).

 

Komentar

comments

Tagged with