Digerebek Suami Dirumah Gedek, Pasangan Mesum Diarak Massa Minta Ditahan

Faktanews.co.id.–Pelampiasan hasrat kesepian dengan jalan mesum tak kenal strata sosial, yang miskin pun melakukan dirumah sendiri yang dirasa keduanya aman.

“Suami saya memang kerja di Jember. Dia jarang pulang,” ujar AH (31) sedikit malu mengaku selama ini kurang nafkah batin (sex),Kamis (12/3/2020)

AH wanita muda berusia 31 tahun  ditangkap suaminya sendiri dan massa saat berbuat mesum dengan BD yang berusia 30 tahun pada dinihari pukul 00.20 (11/3/2020).

AH melakukan mesum dengan BD dirumah terbuat dari bambu (gedek) yang selama ini menjadi tempat tinggal bersama suaminya.

Suaminya yang sehari-hari kerja di Jember pulang dengan lelah sehingga jarang memberi nafkah batin (sex).

Dia menuturkan, meski suaminya pulang, kondisinya sudah kelelahan. Padahal saat itu dia butuh belaian suami.

“Saya kenalan dengan BD itu. Terus dia sering datang ke sini (rumah). Sekitar setahunan yang lalu,” katanya Mapolsek Grujugan, Kamis (12/3/2020).

AH merincikan, mesum itu biasa dilakukan dengan aman karena dia terlebih dulu pura-pura bertanya posisi suaminya atau sedang apa.

Bila dipastikan suaminya tidak mungkin pulang, dia lalu mengontak BD warga Desa Pakuniran, Maesan.

“Saya lalu kontak BD. Dia langsung meluncur ke sini,” tandas AH.

Sementara itu, ditempat yang sama BD mengaku melakukan mesum dengan suami orang karena dorongan nafsu berahinya yang tak kesampaian setelah dia menyandang status duda (cerai dengan istri).

“Terus terang, memang sudah sejak setahun lalu. Biasanya ketika suaminya lagi ke luar rumah,” kata BD, pelaku, warga Desa Pakuniran, Maesan, saat ditemui di Mapolsek Grujugan, Kamis (12/3/2020).

Menurutnya, perbuatan tercela tersebut dilakukan karena dia tak kuat menahan nafsu berahinya. Sebab, saat ini dia memang menyandang status duda setelah bercerai dengan istrinya.

Sebenarnya saya lakukan atas dasar suka sama suka. Karena selama ini saya memang menjalin hubungan gelap,” tutur BD.

Toha, salah seorang tetangga sekitar kejadian penggerebekan mengatakan, warga sekitar kampung  sebenarnya sudah lama mencurigai perbuatan mereka.

Mereka kerap curiga ada laki-laki lain  ketika suami BD berangkat kerja ke luar kota dan jarang pulang.

Namun selama ini tetangga sekitar belum memiliki bukti kuat perbuatan keduanya.

“Warga sekitar sini sudah lama curiga. Tapi tidak punya bukti. Karena kalau datang ya kayak bertamu biasa,” ungkap Mad warga lainnya.

Seperti diketahui, sepasang pelaku mesum AH dan BD tertangkap basah, kejadian itu diketahui awal oleh suami AH yang tiba-tiba datang mendengar suara didalam kamar tidur biasa dia tidur dengan istrinya.

Setelah diintip SM suami AH emosi dan memanggil warga sekitar bersama melakukan penggerebekan.

SM langsung menerebos masuk rumah melalui pintu belakang pelaku kabur melalui pintu depan.

Namun kedua pelaku mesum itu berhasil dihadang warga sekitar.

Suami AH bersama warga ramai-ramai menangkap langsung Istri dan pasangan selingkuhnya selanjutnya diarak ke Balai Desa Sumber Pandan.

Pasangan mesum ini masih dalam penanganan proses hukum di Polsek Grujugan.

Kapolsek Grujugan AKP Iswahyudi, saat kepada wartawan mengatakan, untuk menghindari amuk massa keduanya  membuat surat pernyataan minta ditahan.

“Di pasal 284 KUHP tersebut sebenarnya pelaku tak harus ditahan, karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun, (namun) keduanya takut dihakimi suaminya dan para tetangga sekitar. Keduanya malah minta ditahan. Mereka juga sudah membuat surat pernyataan minta ditahan,” jelasnya.(de/kin).

Komentar

comments

Tagged with