Diduga Gara-Gara Penagihan Pegawai PLN, Ayah Kades Aliyan Meninggal Dunia

Diduga Gara-Gara Penagihan Pegawai PLN, Ayah Kades Aliyan Meninggal Dunia

Faktanews.co.id.–(Banyuwangi)– Humas PLN ULP Rogojampi Catur mengatakan, tak mau terlalu banyak komentar dan masih masih menunggu penyidikan dari polisi terkait kejadian meninggalnya Munaji (60).

“Mohon maaf Pak saya belum bisa memberikan informasi apapun. Masih menunggu penyidikan Polisi,” ujarnya, (30/11/2019).

Munaji Meninggal dunia usai rangkai kejadian yang di awali penagihan keterlambatan pembayaran listrik petugas PLN yang diduga dilakukan dengan kasar dan terjadi perdebatan dengan pria tua yang juga ayah dari Kepala Desa (Kades) Aliyan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Anton Sujarwo

Menurut informasi, bermula pegawai PLN datang ke rumah orangtua Kades Aliyan dengan niat menagih tunggakan keterlambatan listrik.

Menurut Anton, bukannya meminta tagihan dengan cara simpatik, namun malah layaknya debt collector untuk menagih tunggakan keterlambatan.

“Petugas itu datang menagih dengan nada kasar. Walaupun telat, itu paling hanya hitungan hari,” ucap Anton Sujarwo, pada Sabtu (30/11/2019).

Kedatangan kasar petugas dirumah orangtua Kades Anton langsung ditemui oleh Ibunya Miskiyah.

“Ibu juga kaget stroke juga, Akhirnya, telpon bapak suruh ke PLN untuk bayar disana. Mungkin petugas PLN kasar disitu dan bapak meninggal di PLN dibiarkan saja tidak dibawa ke Rumah Sakit,” ujar Anton.

Atas kejadian itu, Anton bergegas menghampiri ayahandannya di Kantor PLN Rogojampi yang bersebelahan langsung dengan Mapolsek Rogojampi.

Akibat kejadian ini, perusahan BUMN yang mengurusi semua aspek kelistrikan tersebut tercoreng oleh oknum petugas tersebut.

“Saya datang dan langsung saya bawa ke RS Muhammadiyah Rogojampi. Ternyata sampai di RS bapak sudah tidak ada umur,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Rogojampi, Kompol Agung Setyo Budi membenarkan atas kejadian itu, menurut informasi dari keluarga, korban mengidap penyakit darah tinggi.

“Jadi sewaktu merasa tidak enak badan, korban sempat dikasih minyak kayu putih oleh petugas PLN. Kemudian bersama Pak Anton di bawa ke RS PKU, sampai disana diperiksa dokter baru meninggal,” papar Kapolsek.

Mengenai adanya perdebatan itu, pihak Kepolisian masih terus mendalami dan melakukan penyelidikan itu. Sekedar diketahui, ayahanda Kades Anton tersebut telah dimakamkan di Pemakaman di Desa Aliyan.

Hingga saat pemakaman itu, tampak rasa duka masih menyelimuti keluarga Anton Sujarwo.(her/kin).

Komentar

comments

Tagged with