Diatas Angin, Polri Tetap Proses Penyidik KPK Novel.

Komjen (Pol) Budi Gunawan

Komjen (Pol) Budi Gunawan

faktanews.co.id-(Jakarta)- Polri masih saja membidik orang penting didalam komisi pemberantasan korupsi (KPK) sebagai bagian dari kelanjutan dampak dari calon Kapolri Budi Gunawan di jadikan tersangka yang kemudian dibatalkan oleh pengadilan gugatan Praperadilan,

faktanya, Setelah berhasil membalas dengan menjerat Bambang Widjayanto dan Abraham Samad penyidik dalam kasus lama tak penting dan menjadikan tersangka sehingga di non aktifkan menjadi pimpinan KPK. selanjutnya polri menunda proses hukumnya sehingga yang bersangkutan terlanjur kehilangan kewenangan di KPK.

Ternyata Mabes Polri juga membidik penting KPK lainnya. termasuk penyidik KPK. lagi-lagi caranya mengungkap kasus lama sebelum yang bersangkutan menjadi bagian dari KPK.

Kasus itu terjadi pada 2004 waktu Novel Baswedan menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bengkulu.

Novel diduga terlibat dalam kasus kekerasan aparat kepolisian terhadap para pelaku pencurian sarang burung walet di Bengkulu.

Polri melalui Kabareskrim Komjen Pol Budi Waseso memastikan tetap melakukan pengusutan kasus penyidik Komisi KPK Novel Baswedan.

Novel yang sebelumnya merupakan anggota Polri telah mengundurkan diri dari Polri dan telah alih golongan menjadi penyidik KPK.

Kasus Novel pernah dihentikan atas perintah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2012, kasus itu kini diusut kembali oleh Polda Bengkulu.

“Prosesnya tetap berjalan, karena kasus tersebut merupakan pelanggaran hukum berat yang menyebabkan orang meninggal dunia,” katanya di Jakarta, Jumat (12/3)

Menurut Budi Waseso, kasus Novel ini diluar kesepakatan antara pimpinan KPK, pimpinan Polri dan Jaksa Agung pada beberapa waktu lalu. Kesepakatan dilakukan untuk meredakan ketegangan hubungan antara KPK-Polri.

Kesepakatan itu dijalankan dengan bukti proses hukum pimpinan KPK nonaktif Abraham Samad dan Bambang Widjojanto untuk sementara ditunda hingga situasi menjadi kondusif kembali.

Selain itu proses hukum kasus yang masih tahap penyelidikan seperti kasus senjata api 21 penyidik KPK, kasus Wakil Ketua KPK Adnan Pandu dan Zulkarnain, dihentikan.(sp/ed/fn)

Komentar

comments

Tagged with