Di Sidang Kasus Korupsi E-KTP, Setnov Diare

Di Sidang Kasus Korupsi E-KTP, Setnov Diare

Faktanews.co.id- Dalam persidangan Dipengadilan Tipikor Jakarta Pusat hari ini (13/12) Setnov tidak terlalu merespons pertanyaan majelis hakim karena beralasan sakit.

Namun hal ini dimentahkan jaksa penuntut umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Irine.

“Pada 18 November, IDI (Ikatan Dokter Indonesia) memberikan assesment, dan menyatakan (Setya Novanto) sehat dan sudah bisa bermain tenis meja sampai Selasa sore dan kondisi-kondisi itu kami pantau terus,” bantah JPU Irene di hadapan majelis hakim.

Setnov pun tak merespons sanggahan tim jaksa penuntut umum. sementara Kuasa hukumnya, Maqdir Ismail kukuh mengaku kliennya sakit Diare sehingga sidang tidak bisa dilanjutkan.

Setnov yang di dakwa menerima dana 7.300.000 dari proyek E-KTP mengaku, mengalami diare sehingga bolak balik ke toilet sebanyak 20 kali.

“Saya tahu bahwa beliau mulai mengeluh sakit perut dan diare sejak Jumat pagi Senin pagi juga masih mengeluh. Setiap hari jam per jam dia mencatat berapa kali dia ke belakang untuk buang air besar. sekali lagi kalau ada anggapan bahwa tadi malam hanya 2 kali apa betul setiap walta (pengawal tahanan) mengecek tahanannya,” ujar Maqdir.

Selama persidangan pertama dugaan kasus korupsi E-KTP Setnov juga beberapa kali meminta izin ke toilet dan Majelis hakim mempersilahkan, tanpa bantuan orang lain. (me/hay).

Komentar

comments

Tagged with