Di Suntik Lemas Marshanda Minta Perlindungan Polisi

Marshanda

Marshanda


Faktanews.co.id. (Jakarta)- Artis dan bintang sinetron, Andriani Marshanda dilaporkan dipasung selama delapan hari di sebuah rumah sakit swasta di Jakarta Pusat. Terhitung sejak 26 Juli 2014 hingga 2 Agustus, Marshanda dijaga ketat oleh preman. Saat itu, hanya ada 11 orang, termasuk perawat yang boleh menjenguknya.

Marshanda awalnya oleh ibunya di minta akan di bawa kerumah sakit namun Marshanda menolak karena dirinya tidak sakit

OC.Kaligis selaku kuasa hukum artis yang akrab disapa Caca tersebut. mengungkapkan Marshanda disuntik paksa oleh dokter tanpa ada persetujuan dari pasien. “Ini sudah dianggap merampas kemerdekaan dan hak asasi klien saya, semoga polisi dapat mengusut kasus tersebut,” kata OC Kaligis di Jakarta, Senin (4/8).

Kaligis mengatakan, pemasungan tersebut diduga dilakukan ibu kandung Caca, Riyanti Sofyan dan dibantu pihak lain. Soal motivasi marshanda diharapkan oleh ibunya tetap tinggal di apartemen yang sudah disiapkan

Namun marshanda menolak. Marshanda menolak kalau tindakannya dianggap sebagai pembangkangan anak kepada orang tua.

Kaligis menduga lantaran sejak kecil kliennya dijadikan ‘mesin’ anjungan tunai mandiri (ATM) untuk mendapatkan uang sebagai artis.

Akibat perlakuan tersebut, Marshanda tidak terima perlakuan ibu kandungnya. Menurutnya, sang ibunya sudah merampas haknya sebagai manusia. Marshanda juga meminta perlindungan hukum kepada pihak berwajib.

Menurutnya, tindakan pelaporan itu lantaran ia menganggap tindakan ibunya sudah keterlaluan. Dan ia menuntut haknya sebagai seorang anak yang sudah dewasa. Belakangan artsi marshanda sering menjadi buah bibir kontroversi mulai selain pemasungan, ada persoalan perceraian dengan suaminya Ben Kasyafani, rebutan anak, lepas hijab.(Fn)

Komentar

comments