Di Korbankan Politik, Abraham Samad Jadi Tersangka Dikaitkan Pemalsuan KK

Ketua KPK Abraham Samad Di Nonaktifkan Jokowi

Ketua KPK Abraham Samad Di Nonaktifkan Jokowi

Faktanews.co.id.-(Jakarta)-  Karena berbagai agenda masih belum tuntas,  Ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad tidak bisa memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumselbar pada Jumat (20/2/2015).

Surat panggilan terhadap Abraham bernomor SP.Pgl/208/II/2015/Ditreskrimum.

Versi Kepolisian, Abraham adalah tersangka terkait kasus dugaan pemalsuan dokumen atau tindak pidana administrasi kependudukan.

Ia disangka melakukan dugaan pemalsuan dokumen tersebut bersama dengan Feriyani Lim.

Pada pengajuan permohonan pembuatan paspor pada 2007 lalu, Feriyani Lim memalsukan dokumen dan masuk dalam kartu keluarga Abraham Samad yang beralamat di Boulevar, Kelurahan Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar.

Abraham disangkakan melanggar Pasal 264 ayat 1 subs Pasal 266 ayat 1 KUH Pidana atau Pasal 93 Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2006 yang telah diperbarui dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013.

Kuasa hukum Abraham, Dadang Trisasongko mengatakan, tim kuasa hukum abraham samad telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Polda Sulselbar mengenai ketidakhadiran Abraham.

“Kami mengirimkan surat pemberitahuan ketidakhadiran itu ke Polda Sulsel melalui tim lawyer kami yang ada di Sulsel,” kata Dadang.

Dikutip kompas.com, argumen lainnya Abraham tidak memenuhi panggilan penyidik karena di dalam surat panggilan, tidak tertera nomor Surat Perintah Penyidikan atas nama kliennya.

Seperti diketahui status samad selaku tersangka pemalsuan dekumen dan berujung dia “di korbankan politik” nonaktif dari KPK adalah bagian konsekwensi ketegasannya bersama pimpinan KPK lain dalam pemberantasan Korupsi ketika sempat menjadikan calon Kapolri Budi Gunawan tersangka Korupsi.(km/ed/fn)

 

Komentar

comments