Di Daerah Yang Keluarkan Regulasi, BAZNAS Tertata Baik

Di Daerah Yang Keluarkan Regulasi, BAZNAS Tertata Baik

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengapresiasi Di daerah yang sudah mempunyai regulasi pengaturan pengumpulan zakat, menimbulkan dampak positif tata cara pengumpulan maupun penyaluran kepada mereka yang membutuhkan.

“Contohnya di Jawa Timur sudah ada Peraturan Gubernur sehingga zakat tertata dengan baik,” ungkap Direktur BAZNAS, Irfan Syauqi Beik, PhD pada acara Seminar Nasional dan Publik Expose Indonesia Zakat Outlook di Botani Square, Bogor,(12/12).

Lebih jauh Irfan menyampaikan, Riset Kajian Dampak Zakat pada 13 wilayah dengan diikuti 2.656 responden yakni Jawa Barat, DI Yogyakarta, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Aceh, NTB, Kutai Timur, Gorontalo, Sumatera Barat, dan Riau.

Hasil riset menunjukkan 5 wilayah berhasil mengurangi angka kemiskinan seperti Jawa Tengah sebesar 57%, Bantul dan Sinjung 5%, Sukabumi 3% dan Gresik 1%.

“Jika dilihat dari nilai rata-rata pendapatan per bulan, para mustahik memiliki kecenderungan peningkatan yang positif dan signifikan yakni sebesar 27% atau meningkat Rp 2.660.770 per bulan menjadi Rp 3.231.438 per bulan,” katanya.

Contoh di kabupaten Sumedang pendapatan keluarga naik hingga 119,20 persen jika dibandingkan dengan pendapatan sebelum program zakat produktif diimplementasikan di wilayah ini.

Rata-rata keluarga penerima pendapatan Rp 371.605 per hari atau lebih tinggi dari standar garis kemiskinan Badan Pusat Statistik (BPS) yaitu Rp 354.087.

“Program zakat produktif ini berbeda di masing-masing daerah. Di Sukabumi misalnya berupa bantuan untuk modal toko kelontong, di Gresik berupa pemberian modal bergilir tanpa bunga untuk pedagang kecil. Sehingga penerima zakat ini merasakan dampak positif dari program yang telah dilaksanakan,” jelas Irfan.(lic/hay).

Komentar

comments

Tagged with