Demokrat-PDIP : Pemilu Serentak Ideal Dilakukan 2019

Yusril Ihza Mahendra

Yusril Ihza Mahendra

Faktanews.co.id- Jakarta – Mengementari gugatan uji materil mantan menteri hukum dan HAM yang juga Calon presiden Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra kepada Mahkamah Konstitusi meminta agar Pemilu dilaksanakan serentak.

Amir Syamsuddin yang kini Menteri Hukum dan HAM, menyatakan Pemilu serentak idealnya dilakukan pada tahun 2019. bila dilakukan 2014 ini justru akan tambah merepotkan persiapan pemilu yang akan diselenggarakan pada tahun 2014 ini.

“Kalau dilaksanakan sekarang, persiapan yang dilakukan KPU sudah cukup tinggi. Banyak komentar bahwa akan terjadi kerepotan, itu satu hal yang logis,” ungkap dia.

Pihak pemerintah, kata Amir, akan menyampaikan pendapatnya dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi.

“Apa yang saya sampaikan tidak bermaksud intervensi. Kami tidak dalam posisi untuk menyampaikan pendapat karena tidak mau mempengaruhi persidangan ini,” kata Amir.

Meski demikian secara diplomatis Amir mengatakan, karena negara ini negara hukum gugatan itu uji materi yusril harsu dihormati begitu pula keputusan apapun MK nantinya harsu dihormati.

“Pemerintah selalu punya pendirian, menganut paham konstitusi dan kita patuh terhadap keputusan apapun,” kata Amir di gedung DPR, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2014

Pramono Anung :

Sementara itu, Pramono Anung dari PDIP Perjuangan, menyatakan persiapan Pemilu 2014 sudah terlalu jauh harus jadi pertimbangan, seluruh calon legislatif sudah jauh hari bersosialisasi.

Maka, Jika Mahkamah Konstitusi memutuskan Pemilu serentak diterapkan pada Pemilu tahun 2014 ini, maka akan menimbulkan kegaduhan politik.

“Sehingga kalau ada keputusan yang berkaitan dengan Pilpres, apakah itu serentak tanpa adanya batas parliamentary threshold, maka seyogyanya diputuskan untuk tahun 2019,” kata Pramono di gedung DPR, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2014.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu juga mengungkapkan pemilihan umum serentak tidak cocok diterapkan pada Pemilu 2014.(red)

Komentar

comments

Tagged with