Rebutan Penyelenggara Pendidikan 17 Agustus Jangan Korbankan Nasib Mahasiswa


sarjanaFaktanews.co.id.(Banyuwangi)- Jelang putusan sidang Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya yang dijadwalkan besok (11/8) terkait gugatan Perpenas kubu Waridjan yang menuntut untuk pembatalan SK.menkumham terkait penyelengara pendidikan 17 Agustus kubu Perpenas Sugihartoyo, Sejumlah mahasiswa melakukan unjuk rasa, Rabu (10/8/2016).

Aksi mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi didepan kampus yang mengatasnamakan ‘Forum Mahasiswa Revolusi’ berharap seluruh pihak, dua kubu yang bersengketa, jajaran rektorat, mahasiswa, bersikap independen dengan mengutamakan kepentingan mahasiswa.

“Kampus adalah lembaga pendidikan, bukan lahan mencari emas, dan jangan gara-gara kepentingan kalian, mahasiswa dikorbankan,” kata orator aksi.

Seperti diketahui, Kubu Perpenas Waridjan mengugat agar PTUN membatalkan SK yang sudah dikantongi kubu Sugihartoyo, Kubu Waridjan menilai ada  beberapa poin AD-ART ataupun pasal dalam aturan UU pasal 12 dan 13 mengenai syarat-syarat pengangkatan, kepemilihan pengurus.

Sementara itu, selain gugatan PTUN, sengketa Perpenas antara Kubu Perpenas Waridjan dan Perpenas kubu Sugihartoyo juga terjadi gugatan perdata kedua kubu di PN. Banyuwangi. namun dalam gugatan Perkara no 223/pdt.G/2015 tersebut pihak lain yaitu Yayasan Pendidikan Nasional (Yapenas) 17 Agustus 1945 ikut mengajukan gugatan intervensi karena merasa juga mempunyai legalitas sebagai penyelenggara lembaga pendidikan berlabel 17 Agustus diBanyuwangi mulai dari TK, SLTA hingga UNTAG Banyuwangi. (kin).

Komentar

comments