Demi Rakyat Buat Surat Pencabutan IUP PT. BSI Dan DSI, Kades Di Minta Hati-Hati

Demi Rakyat Buat Surat Pencabutan IUP PT. BSI Dan DSI, Kades Di Minta Hati-Hati

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)– Menyusul dipanggil Pihak Pemkab, Banyuwangi terkait dirinya menanda tangani rekom pencabutan izin tambang emas Gunung Tumpang Pitu, Vivin Agustin Kepala Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, menghadiri undangan Klarifikasi Pemkab. Banyuwangi, (26/11/2019).

Vivin diminta klarifikasi sesuai surat yang ditandatangani oleh Choirul Ustadi Yudawanto S.IP selaku Asisten Administrasi Pemerintah kabupaten Banyuwangi bertempat diruang rapat bagian tata pemerintahan Desa.

Vivin mangaku telah menjelaskan kenapa dirinya menanda tangani surat pencabutan rekomendasi Ijin penambangan Tumpang Pitu.

“Saya datang kesini untuk diminta klarifikasi, dan sudah saya sampaikan,”kata Vivin kepada sejumlah wartawan dihalaman Pemkab. Banyuwangi.

Vivin menjelaskan, penandatanganan cabut Ijin penambangan PT BSI didasari  agar suasana masyarakatnya semakin tidak kondusif yang dikhawatirkan semakin memuncak.

Vivin juga menyampaikan tanggal 25 November kemarin sekitar 500 an warganya mendatangi kantor desa sejak pagi hingga akhirnya bubar setelah dirinya menanda tangani surat pencabutan penambangan.

“Atas desakan masyarakat, kalau saya tidak tanda tangan bisa jadi saya diajak ke PT.BSI, seperti dulu akhirnya terjadi bakar-bakaran di Dalam (wilayah penambangan Gunung Pitu),”jelas Vivin.

Vivin menjelaskan dirinya sebagai kepala desa dipilih oleh rakyat, oleh karenanya dirinya selalu mengutamakan kepentingan rakyat sejauh tidak melanggar peraturan.

Lebih jauh Vivin mengaku telah  dinasehati agar lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan karena dia seorang aparat pemerintahan.

“Saya juga dinasehati agar lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan,” papar Vivin.

Sayangnya, ditunggu sejumlah wartawan Choirul Ustadi Yudawanto S.IP selaku Asisten Administrasi Pemerintah kabupaten Banyuwangi sudah tidak ada ditempat.

Seperti diketahui, Ratusan warga desa Sumberagung pada hari Senin (25/11/2019) tampak memenuhi halaman kantor desa mendesak pemerintah desa Sumber Agung untuk  mengeluarkan merekom surat pencabutan izin tambang emas Gunung Tumpang Pitu.

Kades Vivin Agustin akhirnya membuat Surat permohonan tanggal 25 November 2019 berkop Pemerintah Desa Sumber Agung bernomor 540 dikirimkan kepada Gubernur Jatim dengan tembusan Presiden Kementrian Kehutanan, Bupati Banyuwangi dan pihak terkait lainnya.

Dalam surat tersebut, pihak desa Sumberagung memberi tenggang waktu 30 hari setelah diterima surat tersebut agar dilakukan pencabutan ijin IUP PT. BSI bernomor 188/928 tanggal 7 Desember tahun 2012 dan mencabut IUP PT. DSI tanggal 17 Mei 2018.(*kin).

Komentar

comments

Tagged with