Dana Kelayakan Langsung Ke Pabrik Aspal Hotmix, Bank Melanjutkan Kesepakatan Rekanan Dengan Perusahaan Penyedia

Dana Kelayakan Langsung Ke Pabrik Aspal Hotmix, Bank Melanjutkan Kesepakatan Rekanan Dengan Perusahaan Penyedia

Faktanews.co.id.-(Banyuwangi)- Dana pinjaman kelayakan rekanan yang dicairkan langsung ke rekening pabrik pendukung penyedia aspal Hotmix merupakan kesepakatan rekanan dengan perusahaan Penyedia barang Aspal Hotmix.

Hal ini disampaikan Pemimpin cabang Bank Jatim Banyuwangi, Suwoto melalui kepala penyelia operasional kredit, Hermawan Widodo terkait penilaian bahwa pihaknya mengintervensi managemen rekanan pelaksana pekerjaan jalan hotmix yang mengajukan pinjaman dana kelayakan.

Menurutnya, dengan masuknya dana tersebut kepada penyedia Aspal Hotmix maka dana tersebut benar-benar digunakan untuk keperluan aspal Hotmix seperti bunyi dalam kontrak kerja rekanan dengan instansi terkait.

“Benar adanya sejumlah dana rekanan langsung ditransfer ke pabrik Aspal hotmix, tapi kita pihak Bank hanya melayani apa yang sudah menjadi kesepakatan antara rekanan dengan penyedia Aspal Hotmix,” katanya.

Sebelumnya dikabarkan, rekanan yang mengajukan kelayakan diharuskan terlebih dahulu melengkapi draf atau kelengkapan yang isinya permohonan pelimpahan anggaran dari rekanan kepada pihak pabrik sesuai yang diminta.

Besaran yang harus masuk awal kerekening pabrik aspal mencapai 60 persen dari nilai kontrak.

Ini memunculkan spekulasi penilaian lain kepada Bank dan pabrik penyedia Aspal tersebut.

Sementara itu, Direktur PT Bintang Surya Tunas Inti H Suwardi menjelaskan, terkait dana kelayakan masuk kedalam rekening penyedia aspal merupakan kesepakatan rekanan dengan pihak penyedia Aspal Hotmix.

Dengan demikian, pihaknya meminimalisir menanggung resiko pembayaran setelah pihak pabrik melakukan kewajiban sesuai surat dukungan sebelumnya kepada perusahaan (rekanan).

“Kita yang minta seperti itu, kalau tidak sepakat itu bisa pesan kepada yang lain. kita juga butuh dana untuk menyediakan pesanan mereka sesuai kontrak rekanan, kan mereka yang tidak punya dana untuk pembelian minta pinjaman ke bank untuk beli aspal, kita yang melayani,”katanya.(24/5/2018).

Terkait jumlah yang harus dibayarkan untuk pembelian menurutnya mencapai 80 persen sesuai RAB.

“yang 20 persen di bayar berikutnya,”pungkasnya. (kin).

Komentar

comments

Tagged with