Bupati Tewas Usai Main Dengan Wanita Dihotel

Bupati Tewas Usai Main Dengan Wanita Dihotel

Faktanews.co.id.– Spekulasi meninggalnya Bupati Boven Digoel, Papua Benediktus Tambonop di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (13/1/2020) pagi akhirnya terkuak.

Bupati Boven Digoel, Papua, Benediktus Tambonop ditemukan tewas di Hotel Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (13/1/2020) pagi.

Pejabat asal Papua bernama lengkap Benediktus Tambonop, S.Stp biasa dipanggil Benny ini berasal Merauke itu sudah diterbangkan ke kampung halamannya.

Terlahir tanggal 27 Juni 1976 yang biasa dipanggil Benny ini diduga tewas sesaat setelah berhubungan intim Mirnawati di kamar hotelnya menginap.

Ini terungkap dalam kesaksian Mirnawati.

Mirna mengakui dia berhubungan intim di kamar hotel Grand Mercure dan Benediktus sempat mengajaknya minum wine.

Dalam keterangannya, meski dirinya diberi uang lumayan besar namum tidak ada perjanjian tarif jasa berhubungan intim terhadapnya

“Tidak ada tarif, saya juga baru kenal dengan korban, tapi menerima uang yang diberikan oleh korban sebesar Rp 10 juta di hotel,” kata Mirnawati dalam lapga yang viral di grup wartawan, Rabu (15/1/2020).

Mirnawati mengaku bekerja di tempat hiburan billyard di daerah Sarinah, Menteng, Jakarta Pusat itu tiba di hotel Grand Mercure pada Senin sekira pukul 04.00 WIB dini hari.

Keduanya diantar oleh sopir pribadi, sebelum akhirnya naik ke lantai dua hotel masuk ke kamar nomor 2135 dan melakukan hubungan intim.

“Melakukan sebanyak satu kali dengan korban,” ungkapnya.

Sekira pukul 05.00 WIB pagi, dikatakan Mirnawati, Benediktus turun dari tempat tidur saat menurut Mirnawati tiba- tiba Bupati Boven Digoel itu terjatuh di lantai dan tak sadarkan diri.

Mirnawati segera menghubungi bagian receptionist hotel sebelum akhirnya sang Bupati langsung dibawa ke RS Mitra Kemayoran.

Sayangnya tiba rumah sakit, korban,  Benediktus Tambonop, dinyatakan meninggal dunia.

“Tidak ada (tanda- tanda kekerasan). Indikasi lagi sakit karena ditemukan obat-obatan (jantung) di dalam kamarnya,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Heru Novianto dikonfirmasi, Senin (13/1/2020).

Polisi sudah mengamankan beberapa barang bukti  di kamar korban yakni Kartu Tanda Peserta Rakernas, KTP, uang Rp.100.000.000,- (pecahan Rp.50 ribu) dan jamu ramuan Ihsanix.

“Tidak ada (tanda- tanda kekerasan). Indikasi lagi sakit karena ditemukan obat-obatan (jantung) di dalam kamarnya,” kata Heru Novianto saat dikonfirmasi, Senin (13/1/2020).

Diduga korban juga kelelahan usai mengikuti Rakernas PDIP yang diselenggarakan di JIExpo Kemayoran.

“Kondisinya memang lagi sakit. Diduga sakit jantung,” ungkapnya.(trim*)

Komentar

comments

Tagged with