Bupati Nganjuk Tertangkap KPK, Sebelumnya Lolos Dari Status Tersangka Korupsi

Bupati Nganjuk Tertangkap KPK, Sebelumnya Lolos Dari Status Tersangka Korupsi

Faktanews.co.id.- Sempat ditetapkan tersangka Korupsi berbagai proyek namun menang Praperadilan, Bupati Nganjuk Jawa Timur kembali berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyusul lembaga itu berhasil menangkap Bupati Nganjuk itu dalam operasi tangkap tangan (OTT), Rabu (25/10).

“Sampai saat ini informasi yang kami terima ada sekitar 15 orang yang diamankan, dan sebagian sedang dalam proses pemeriksaan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta,(25/10).

Lebih jauh dijelaskan, tangkap tangan Taufiqurrahman dilakukan di dua lokasi, di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dan Jakarta tepatnya di jalan raya sekitar Hotel Borobudur, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.00 WIB, (25/10).

Saat penangkapan Taufiqurrahman dikabarkan sedang bersama istri dan dua koleganya yang di duga saat itu berkaitan transaksi suap.

Setelah menangkap Taufiqurrahman, penyidik KPK melakukan pengembangan di Kabupaten Nganjuk dengan mengamankan lima orang pejabat dinas di pemerintahan daerah Nganjuk.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang ikut diamankan bersama Taufiqurrahman.

Berkaitan dugaan Korupsi, Taufiqurrahman sebagai Bupati Nganjuk dua periode 2008-2013 dan 2013-2018 itu, sudah pernah ditetapkan sebagai tersangka KPK pada 6 Desember 2016.

Saat itu Taupiq diduga terlibat dalam kasus di lima proyek pada 2009 masing-nasing proyek pembangunan Jembatan Kedung Ingas, proyek rehabilitasi saluran Melilir Nganjuk, proyek perbaikan jalan Sukomoro sampai Kecubung, proyek rehabilitasi saluran Ganggang Malang, dan proyek pemeliharaan berkala Jalan Ngangkrek ke Blora di Kabupaten Nganjuk.

Namun Kader PDIP itu lepas jeratan tersangka KPK setelah menang di praperadilan.(fre/kin).

Komentar

comments

Tagged with