Budi Pego Hanya Dihukum 10 Bulan Penjara, Pengacara Pastikan Banding

Faktanews.co.id.- Ditengah suasana aksi masa dan orasi pro maupun kontra masih memadati jalan Sucipto, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi memutuskan menghukum pidana terdakwa Heri Budiawan alias Budi Pego selama 10 bulan penjara.

Majelis hakim yang diketuai I Putu Endru Sonata menyatakan bersalah Budi Pego selaku koordinator Lapangan (Korlap) aksi tolak tambang emas tumpang pitu di Kecamatan pesanggaran 4 April 2017 lalu yang didalamnya terdapat baliho atau Logo mirip Palu Arit.

Begitu putusan di bacakan suasana haru menyelimuti ruang pengadilan Negeri kabupaten Banyuwangi napak keluarga dari budi pego meneteskan air mata .

“Budi di putus 10 bulan, untuk melakukan banding kita masih pikir dahulu kita tunggu selama tujuh hari,” jelas salah satu kuasa hukum Budi Pego, Achmad Rifai SH.

Heri Budiawan Alias Budi Pego.

Sebelumnya, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Banyuwangi menjerat dengan pasal 107 UURI No. 27 Tahun 1999 tentang Perubahan KUHP Kejahatan Keamanan Negara Ancaman hukumannya 12 tahun penjara.

Dalam perjalanan proses hukum Jaksa mendakwa menuntutnya 7 tahun penjara.

Sementara itu, Kuasa hukum Budi Pego lainnya, Amrulloh SH memastikan pihaknya akan melakukan banding dengan putusan majelis hakim tersebut,

Menurutnya, mesti kliennya diancam 7 tahun penjara dan hanya  dihukum 10 bulan, namun hukuman tersebut dinilai terlalu berlebihan.

“kita banding saja, Kan didalam sidang tidak terbukti yang diterima klien saya (Budi Pego) membuat, dia hanya seorang koordinator demo anti tambang waktu itu,”jelasnya. (nov/kin).

Komentar

comments

Tagged with